Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang sejak beberapa hari terakhir membuat jalan penghubung Desa Baturaja baru dan Desa Sugiwaras, Kecamatan Tebing Tinggi terus tergerus. Kondisi jalan desa ini pun semakin menyempit dan berbahaya, hingga pengendara terpaksa melintasi lahan warga.
Kepala Desa Baturaja Baru, Agustian mengatakan, memang selama ini jalan tersebut sudah sering tergerus. Sudah diusulkan oleh warga namun belum ada tindak lanjut dari pihak terkait.
Akses jalan tersebut semakin parah, saat hujan deras turun pada Minggu malam hingga dini hari, yang menyebabkan Sungai Musi meluap.
“Aliran Sungai Musi meluap dan lokasi jalan tepat di bibir sungai. Sehingga tanah di jalan itu selalu terkikis dihantam aliran sungai,” kata Kades, Selasa (4/10)
Dulu pernah dilakukan perbaikan darurat oleh warga. Namun tidak bertahan lama. Pihak DPRD juga sudah meninjau lokasi dengan harapan bisa segera diatasi. Tapi hingga saat ini tidak ada perbaikan, malah semakin parah.
Akses jalan yang terputus merupakan jalan kabupaten penghubung antar desa. Selalu dilewati oleh warga untuk ke kebun dan anak sekolah.
“Warga Desa Baturaja Baru banyak lewat jalan itu untuk ke kebun di kawasan Desa Sugiwaras. Kalau dari Desa Sugiwaras banyak anak sekolah lewat jalan itu ke Desa Baturaja Baru karena akses lebih dekat,” jelasnya.
Ada akses jalan lain dari Desa Sugiwaras menuju pusat Kota Tebing Tinggi. Yakni melewati jembatan gantung multifungsi, namun warga harus memutar lebih jauh.
Pihaknya berharap jalan tersebut segera diperbaiki. Karena kondisi jalan tersebut sudah tidak memungkinkan lagi untuk dilewati kendaraan. Terutama roda empat.
Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Fauzi Saleh menambahkan, pihaknya sudah meninjau lokasi jalan yang tergerus. “Kami menghimbau warga untuk hati-hati melewati jalan tersebut,” pungkasnya.

