Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kemarau Susutkan Debit Sungai di Sumsel, Muka Air Musi Turun hingga 1,27 Meter
Regional

Kemarau Susutkan Debit Sungai di Sumsel, Muka Air Musi Turun hingga 1,27 Meter

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda23/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota Ditpolairud Polda Sumsel saat berada di lokasi tenggelamnya Tugboat Mitra Kencana X di perairan Sungai Musi Palembang. (Fauzi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Debit air di sejumlah sungai di Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengalami penurunan seiring berlangsungnya musim kemarau. Berdasarkan pemantauan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, hampir seluruh stasiun pemantau tinggi muka air menunjukkan tren penyusutan sejak awal Juli 2026.

Salah satu penurunan paling mencolok terjadi di Sungai Musi, Palembang. Data Automatic Water Level Recorder (AWLR) Sekanak mencatat tinggi muka air Sungai Musi hanya berada di angka 1,27 meter pada Selasa (21/7/2026). Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan kondisi normal yang umumnya berada di atas tiga meter.

Kepala Tim Pelaporan Monitoring dan Evaluasi Water Resources Data Center (WRDC) dan Sistem Informasi Sumber Daya Air (Sisda) BBWS Sumatera VIII, Akson Nurhanafi, mengatakan penyusutan debit air merupakan dampak langsung dari minimnya curah hujan selama musim kemarau.

“Memang kondisi sungai saat ini sedang surut. Di AWLR Sekanak, tinggi muka air Sungai Musi tercatat 1,27 meter, sementara kondisi normalnya berada di atas tiga meter,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Menurut Akson, tren penurunan mulai terlihat signifikan sejak awal Juli. Berkurangnya intensitas hujan di wilayah hulu menyebabkan suplai air menuju sungai-sungai utama di Sumsel terus menurun.

BBWS Sumatera VIII saat ini mengoperasikan sedikitnya 11 stasiun AWLR di berbagai daerah untuk memantau perubahan tinggi muka air sungai secara berkala. Dari hasil pemantauan tersebut, hampir seluruh lokasi menunjukkan kondisi surut.

“Hampir semua laporan dari AWLR menunjukkan tinggi muka air sedang menurun. Hanya AWLR Negeri Agung di Sungai Saka yang mengalami kenaikan, kemungkinan karena wilayah tersebut baru saja diguyur hujan,” jelasnya.

Meski kondisi ini lazim terjadi pada musim kemarau, BBWS memastikan pemantauan dilakukan secara intensif guna mengantisipasi potensi dampak terhadap pengelolaan sumber daya air.

Data tinggi muka air sungai menjadi salah satu indikator penting dalam pengelolaan bendungan, irigasi, hingga penyediaan air baku. Penurunan yang berlangsung dalam waktu lama berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dari biasanya.

Namun demikian, BBWS Sumatera VIII belum dapat memastikan sejauh mana penyusutan debit sungai akan berdampak terhadap sektor pertanian, industri, maupun kebutuhan air masyarakat.

“Kami fokus pada pemantauan kondisi tinggi muka air. Untuk dampaknya terhadap sektor-sektor lain, nanti bisa dijelaskan oleh instansi yang membidangi,” kata Akson.[THQ]

BBWS Sumsel Wilayah VIII Kemarau Sungai Sungai Musi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUsut Dugaan Korupsi Lampu Jalan, Tiga Anggota DPRD Palembang
Next Article Sony Luncurkan Kamera Sinema FX5, Usung Perekaman Open Gate dan RAW Internal
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20266 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,956 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,825 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,798 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?