Untuk menekan laju inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim telah menyiapkan dana sebesar Rp19 miliar untuk Bantuan Sosial (Bansos).
Hal ini sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo tentang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mewajibkan Pemerintah Daerah (Pemda) menyalurkan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk Bansos.
Pj Sekda Muara Enim, Riswandar mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat dan pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos), Koperasi dan beberapa OPD lainnya untuk penyaluran dana tersebut.
“Sudah dua minggu yang lalu dan dua kali pertemuan untuk membahas penyaluran Bansos dari APBD ini,” katanya, Senin kemarin (20/9).
Dari rapat tersebut, diketahui anggaran yang disiapkan mencapai Rp19 miliar. Dimana, diperuntukkan seluruh masyarakat di Muara Enim yang tidak terkena Bantuan Langsung Tunai (BLT). Artinya, masyarakat yang telah mendapatkan BLT dari pusat tidak akan mendapatkan kembali bansos dari APBD ini.
Untuk besaran nominal, nantinya tergantung dari setiap OPD tersebut. “Untuk realisasinya nanti setelah ada keputusan,” pungkasnya.

