Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sekolah Belum Diliburkan, Pemprov Sumsel Tunggu ISPU Capai 301
Regional

Sekolah Belum Diliburkan, Pemprov Sumsel Tunggu ISPU Capai 301

alwiBy alwi22/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi kabut asap di Kota Palembang. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan belum mengambil langkah pembatasan aktivitas masyarakat meski kualitas udara di sejumlah wilayah mulai memasuki tahap peringatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel menyebut pembatasan aktivitas, termasuk kemungkinan meliburkan sekolah maupun pekerja, baru akan dipertimbangkan apabila kualitas udara masuk kategori berbahaya dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 301 atau lebih.

Baca juga :   Presiden Prabowo Salurkan 18 Sapi Kurban Jumbo ke Sumsel, Fokus untuk Kawasan Padat Penduduk

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran DLHP Sumsel, Idrus Salam, mengatakan kondisi kualitas udara saat ini memang perlu diwaspadai, tetapi belum berada pada level yang mengharuskan pemerintah menghentikan aktivitas masyarakat secara luas.

“Kalau berdasarkan data yang ada, itu sudah memasuki warning. Tapi memang belum sampai terlalu parah,” kata Idrus, Sabtu (22/8/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan, nilai ISPU tertinggi tercatat di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencapai 180, kemudian Ogan Ilir 166, Musi Rawas 159, Palembang 141 dan Prabumulih 140.

Baca juga :   Pemprov Sumsel "Warning" Kapal Batu Bara: Atur Jam Melintas di Jembatan P6 Lalan

Angka tersebut menunjukkan kualitas udara mulai memburuk, namun masih berada jauh di bawah ambang 301 yang menjadi pertimbangan untuk menerapkan pembatasan aktivitas secara lebih luas.

“Pembatasan aktivitas baru akan menjadi pertimbangan jika nilai ISPU sudah memasuki kategori berbahaya, yaitu mencapai 301 atau lebih,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, wacana meliburkan siswa sekolah atau menghentikan aktivitas pekerja belum menjadi kebijakan pemerintah saat ini.

Baca juga :   Lebaran di Tengah Ancaman Kemarau, Herman Deru Ingatkan Warga Waspada Karhutla dan Lonjakan Pemudik

DLHP Sumsel masih mengutamakan pemantauan perkembangan kualitas udara secara berkala. Pergerakan asap juga terus diamati untuk mengetahui apakah pencemaran udara semakin meluas atau masih terkonsentrasi di wilayah Sumsel.

Hingga pertengahan Agustus, paparan asap akibat karhutla disebut masih terkonsentrasi di dalam wilayah Sumsel dan belum terdeteksi meluas ke provinsi tetangga.

Menurutnya, perubahan kondisi udara tetap harus diantisipasi masyarakat karena nilai ISPU dapat berubah mengikuti perkembangan karhutla dan kondisi atmosfer.

Baca juga :   Sumsel Siaga Darurat Karhutla: Antisipasi Asap di Tengah Musim Kemarau Panjang

“Kita harus terus memantau pembaruan data ISPU berkala, serta mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah ketika kabut asap tampak memekat,” ujarnya.

Meski belum ada pembatasan aktivitas secara umum, DLHP mengingatkan kelompok rentan untuk lebih berhati-hati. Masyarakat yang memiliki gangguan saluran pernapasan diminta mengurangi aktivitas di ruang terbuka ketika kabut asap mulai terlihat.

“Masyarakat yang sudah ada penyakit asma, itu lebih baik menghindari aktivitas di luar rumah agar nanti tidak mengakibatkan kesehatan terganggu,” pungkasnya. (THQ)

ISPU Libur sekolah Pemprov Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSelisih Paham, Dua Pegawai Pecel Lele di Palembang Terlibat Duel Maut, Satu Orang Tewas
Next Article Pengangkatan 5.990 PPPK Paruh Waktu Sumsel Belum Pasti, DPRD Hitung Kekuatan APBD
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,859 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,733 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,707 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?