Satu dari empat penculik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel, terpaksa ditembak mati, Rabu (14/9). Lantaran, melakukan penembakan terhadap anggota polisi saat dilakukan penangkapan.
“Ada empat yang ditangkap, mereka yakni Ahmad Emza (30), Egi Muzakir (27), Febriansyah (33) dan Ardiansyah (25). Sedangkan yang terpaksa ditembak mati yaitu Ahmad Emza,” kata Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Dwi Rio Andrian, Kamis (15/9).
Dia mengatakan aksi keempat tersangka ini berawal saat kelima korban tengah berkumpul untuk bermain kartu remi. Secara tiba-tiba para pelaku datang menyamar jadi anggota Polda Sumsel dan langsung membawa kelima korban dengan alasan untuk dimintai keterangan.
Di dalam mobil, mata dan mulut kelima korban ditutup menggunakan lakban. Serta para korban juga diminta menghubungi pihak keluarga untuk menyerahkan uang tebusan sebesar Rp30 juta.
“Keluarga korban sanggup memenuhi permintaan pelaku untuk memberi uang tebusan sebesar Rp30 juta. Namun ada salah satu dari korban menghubungi Polsek Bayung Lencir, lalu pihak Reskrim langsung mengejar komplotan itu,” jelasnya.
Mendapatkan informasi tersebut, anggota Polsek Bayung Lencir bersama Satreskrim Polres Musi Banyuasin langsung melakukan pengejaran terhadap kendaraan pelaku. Bahkan, pihaknya melakukan upaya paksa untuk memberhentikan kendaraan pelaku dengan cara menabrak.
Pelaku ditangkap di Jalan Lintas Betung-Jambi tepatnya di sebelah Hotel Lestari, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Banyuasin.
Ketika berhenti pelaku melakukan perlawanan, sehingga Unit Reskrim Bayung Lencir bersama Satreskrim Polres Muba melakukan tindakan tepat dan terarah sehingga mengakibatkan 1 orang pelaku meninggal dunia dan 1 orang luka pada bagian bokong.
“Pelaku yang tertembak dibawa ke Puskesmas Betung guna mendapatkan perawatan medis dan 2 orang pelaku dititipkan sementara ke Polsek Betung,” pungkasnya.
