Sebanyak 49 tentara Armenia disebut tewas dalam serangan malam hari oleh Azerbaijan. Serangan ini sebagai bentuk balasan Azerbaijan terhadap Armenia.
Dalam sebuah pernyataannya, Kementrian Luar Negeri Azerbaijan mengatakan telah menembaki posisi tentara di tiga distrik negara itu. Hal ini dikarenakan penyabot Armenia telah menanam ranjau di daerah tersebut yang mengakibatkan pasukan Azerbaijan menderita yang tidak ditentukan.
“Ini sebagai pembalasan definitif,” tulisnya dikutip dari APNews, Selasa (13/9)
Sementara itu, Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan dalam laporan kantor berita Interfax menyebutkan jika pasukan Azerbaijan ini telah menyerang setidaknya setengah lusin titik.
Untuk diketahui, Azerbaijan dan Armenia telah terlibat dalam konflik puluhan tahun atas Nagorno-Karabakh yang merupakan bagian dari Azerbaijan. Tetapi, telah di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh Armenia sejak perang separatis disana yang berakhir pada tahun 1994.
Selama perang enam minggu pada tahun 2020 yang menewaskan lebih dari 6.600 orang, Azerbaijan merebut kembali sebagian besar Nagorno-Karabakh dan daerah sekitarnya yang telah dikendalikan selama beberapa dekade oleh separatis yang didukung Armenia.

