Setelah 43 tahun diberlakukan, kini aturan larangan perempuan nonton bola di stadion dicabut. Hal ini disambut bahagia para perempuan di Iran.
Terlihat, sekelompok perempuan berada di Stadion Azadi pada 25 Agustus lalu untuk menyaksikan laga lokal antara Esteghlal FC dengan Sanat Mes Kerman FC. Mereka pun memakai baju senada dengan tim yang mereka dukung serta membawa bendera masing-masing tim.
Hanya saja, pintu masuk dan duduk mereka terpisah dengan para penonton laki-laki. Bahkan, diawasi oleh petugas perempuan yang mengenakan burka.
“Kami sedang kalian ada di stadion Azadi,” cuit tim sepakbola Esteghal FC di Twitter, sembari mengunggah foto supporter perempuan.
Menurut CNN, sikap progresif yang diambil oleh Iran dilakukan setelah negara itu lolos ke Piala Dunia FIFA Qatar yang akan diadakan pada November mendatang. Peningkatan tekanan dari FIFA dan aktivis HAM, membuat ribuan perempuan akhirnya diizinkan untuk menghadiri pertandingan Kualifikasi Piala Dunia antara Iran dan Kamboja tiga tahun lalu.
Namun, Iran sempat mendapat kecaman keras dari FIFA pada 2019, ketika seorang penggemar sepak bola perempuan Iran Sahar Khodayari membakar dirinya saat ditolak masuk menonton pertandingan di Teheran hanya karena tidak mengenakan hijab.

