RELUNG.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat terjadi penurunan minat pertanian bagi generasi milenial di Sumsel.
Hal ini terbukti dari data sensus pertanian dari selang waktu 2013 hingga tahun 2023.
“Jadi mereka tidak konsen lagi mau bertani,” kata Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto usai pemaparan hasil pendataan lapangan sensus pertanian 2023 di Hotel Harper, Senin (4/12).
Baca Juga: Umur 10 Tahun Bonney jadi Kapten Bajak Laut
Dia memaparkan, berdasarkan sebaran pengelola Usaha Pertanian Perorangan (UTP) menurut kelompok umur.
Pada usia 25 tahun sampai 34 tahun, persentase pada tahun 2013 sebesar 18,38 persen. Namun, di tahun 2023 terjadi penurun menjadi 14,11 persen.
Kemudian, kelompok usia 35 tahun hingga 44 tahun, persentase tahun 2013 yaitu sebanyak 31,23 persen. Namun, pada tahun 2023 menurun menjadi 27,74 persen.
Baca Juga: Ini 3 Keunikan Toshi Toshi no Mi Buah Iblis Bonney di One Piece
Sedangkan, diusia 45 tahun hingga 54 tahun. Persentase pada tahun 2013 yaitu sebanyak 25,83 persen. Sedangkan, untuk tahun 2023 meningkat menjadi 26,76 persen.
Lalu, usia 55 tahun hingga 64 tahun, persentasi pada tahun 2013 yaitu sebanyak 15,57 persen menjadi 18,68 persen di tahun 2023.
“Ini terlihat kelompok milenial menurun. Sedangkan, 45 tahun ke atas menunjukkan peningkatan. Sehingga ini membuktikan kelompok usia 45 tahun lebih bertahan untuk bertani,” terangnya.
Baca Juga: Manga Black Clover Bakal Dilanjutkan 25 Desember
Dengan menurunnya minat pertanian bagi generasi milenial. Tentunya ini menjadi tantangan kedepan untuk membangun pertanian khususnya di Sumsel.
Padahal generasi milenial seharusnya lebih memiliki informasi dalam membangun pertanian mereka lebih baik lagi.
“Kita harus gugah para generasi milenial agar kembali ke desa mereka, dan membangun pertaniannya. Apalagi, teknologi sudah terbuka luas,” terangnya.
Dengan menurunnya minat pertanian bagi generasi milenial, tentunya berpengaruh terhadap Unit Usaha Pertanian di Sumsel.
Tercatat tahun 2013 lalu, Unit Usaha Pertanian sebanyak 1.205.487 unit. Sedangkan, tahun 2023 ini telah menurun menjadi 1.185.650 unit.

