RELUNG.ID – Momen terakhir Arc Wano di anime One Piece perpisahan antara Luffy, Law dan Kid nekat melewati dataran tinggi lautan Wano sebagai pembatas Negeri Wano. Hal itu ternyata berdampak buruk bagi kapten Monkey D Luffy.
Negeri Wano kuno dahulunya tergelem karena ada dua tebing tinggi tumbuh disisi kanan dan kiri. Hal itu membuat Negeri Wano sekarang di bangun di atas tebing tinggi yang juga dialiri oleh lautan.
Baca Juga: Ini 4 Tindakan Kejam Tenryuubito yang Dilindungi Pemerintah Dunia
Ini membuat Negeri Wano susah dimasuki penduduk dari luar karena tebing tinggi sangat tinggi seperti gunung yang terjal. Negeri Wano seakan-akan ada di atas air terjun yang tinggi di dunia One Piece.
Setelah selesai melawan kalahkan aliansi Kaido dan Big Mom Luffy, Law dan Kid membubarkan aliasi mereka dan kembali ke lautan.
Luffy dan Law berencana melewati area yang tidak menembus tebing tinggi namun Kid mengolok-olok mereka adalah kumpulan bajak laut level rendahan.
Mendengar diolok-olok Luffy dan Law tersulut emosi dan mengarahkan kapalnya menuju ke tebing tinggi tersebut.
Baca Juga: Ini 8 Angkatan Laut Layangkan Surat Pengunduran Diri kepada Gorosei
Di anime One Piece chapter 1085, sebagai Navigator Nami memutuskan untuk mengarah ke Hakumai karena disana ada pelabihan resmi.
Disana ada kapal alat untuk mengangkut kapal agar tidak terjun ke bawah dan lebih aman.
Hal itu berdampak bisa saja kapal akan hancur saat menghantam lautan dari atas tebing yang tinggi tersebut.
Untungnya Thousand Sunny terbuat dari kayu pohon adam sangat kuat hanya satu tiang yang hancur.
Di manga One Piece chapter 1058 dampaknya Nami emosi karena apa yang dilakukan Luffy sebagai kapten bisa membahayakan para nakamannya.
Luffy dikurung oleh Nami di penjara kecil seperti kadang burung dan tidak diberikan makan. Jinbe tertawa dan meminta Nami memaafkan Luffy dampaknya dia pun di marahi Nami. Nami berteriak kepada Jinbe jangan memanjakan Luffy.

