RELUNG.ID – Vice President Product Line Macan Jorg Kerner menyatakan akan meluncurkan Porsche Macan EV setelah melakukan pengujian. Hal itu untuk keamanan dan kenyamanan konsumen sebelum resmi dijual ke pasaran.
Baca Juga: Diminati Konsumen! Wuling Hadirkan Binguo EV Long Range AC
Kami menguji semua rentang suhu. Dari minus 30 derajat Celcius di Skandinavia hingga plus 50 derajat Celcius, seperti yang kami rasakan di Death Valley di California. Tentu saja, sebuah SUV juga harus bekerja di permukaan apa pun. Itulah mengapa kami menguji tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di luar jalan raya, pada kerikil, salju, dan es,” kata dia dilansir dari Oto,com.
Penggerak empat roda dengan motor belakang menjadi fokus utama. Motor ini memberikan daya lebih dari 450 kW, atau sekitar 603 hp. Kehadiran Porsche Traction Management juga mengelola torsi lebih dari 1.000 Nm yang dipasangkan fitur Launch Control secara real time pada varian teratas.
Baca Juga: Honda Tunjukan Mobil Masa Depan O Series, Rilis di Tahun 2026
Kesenangan berkendara juga didapat dari sistem Porsche Active Suspension Management. Teknologi ini hadir pada peredam dua katup, suspensi udara, kunci transversal rear-axle dan kemudi rear axle dengan sudut kemudi hingga lima derajat.
Porsche menyematkan baterai lithium-ion pada bagian bawah kendaraan dengan kapasitas 100 kWh. Arsitektur PPE 800 volt pada Macan terbaru memungkinkan pengisian daya cepat.
Lewat pengisian DC di stasiun pengisian daya 800 volt mencapai 270 kW. Mobil ini dapat menyerap daya dari 10 hingga 80 persen kurang dari 22 menit pada stasiun pengisian daya 400 volt. Porsche mendesain baterai 800 volt menjadi dua bagian, ini memungkinan pengisian daya lebih efisien hingga 150 kW. Pengisian arus AC sendiri dapat dilakukan hingga 11 kW.

