RELUNG.ID – Peserta even motor trail harus mendapatkan kemarahan dari orang yang mengaku pemilik kebun pisang.
Hal ini dikarenakan even tersebut diklaimnya telah merusak beberapa pohon pisang yang dikebunnya.
Demikian diketahui dari diunggah akun media sosial @terang_media, Jumat kemarin (12/1).
Baca Juga: 7 Sungai di Sumsel Siaga Satu, Warga di Bantaran Diminta Waspada
Dalam video itu, diketahui even ini di daerah Bandung Selatan, Jawa Barat.
Terlihat ekspresi emosi pemilik kebun pisang karena kebunnya rusak. Namun salah seorang pengendara trail tersebut tampak mengatakan mereka keluar jalur karena jalan macet.
Pengendara trail itu juga mengatakan akan menganti (kerusakan kebun) yang dialami si bapak, belum lagi katanya panitia juga akan ikut menganti.
Baca Juga: Bapak di Palembang Laporkan Kedua Anaknya atas Dugaan Penganiayaan
Terpisah, dalam unggahan peserta even motor trail tersebut diketahui jika orang yang marah itu bukanlah pemilik dari kebun pisang tersebut.
Terlebih lagi, even motor trail ini dilakukan sesuai prosedur. Dimana, sebelum pelaksanaan sudah dilaksanakan pendataan berikut koordinasi dengan semua pemilik kebun atau lahan.
Selain itu dilakukan juga rapat koordinasi dengan pemilik lahan, RT, RW, kepala desa dampai tingkat Muspika agar mereka mendapatkan izin untuk melintas di jalu tersebut.
Baca Juga: Banjir Melanda 5 Daerah di Sumsel, Muratara Terparah
Dalam hal pelaksanaan penggantian kebun atau lahan yang mengalami kerusakan sudah dilaksanakan antar pihak panitia dengan pemilik sesuai dengan kesepakatan atau yang sudah disepakati sebelumnya.
Mereka juga menjelaskan jika yang terekam dalam video itu bukanlah pemilik kebun melainkan pekerja di lokasi kebun tersebut.
Karena itu, selaku panitia sudah melakukan koordinasi dengan pemilik kebun maupun pekerja yang ada di video itu dan saat ini miskomunikasi itu telah diselesaikan.

