RELUNG.ID – Ketersediaan beras premium mengalami kelangkaan khususnya di Kota Palembang.
Kelangkaan ini mulai terasa sejak beberapa hari terakhir.
“Dari informasi rekan-rekan di lapangan sebenarnya bukan langka. Melainkan meningkatnya permintaan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Effendi saat dihubungi, Selasa (13/2).
Menurutnya, permintaan ini meningkat dikarenakan salah satunya banyaknya pembelian yang dilakukan para tim sukses (timses) Pemilu.
Biasanya, timses ini memberikan beras untuk keperluan politik mereka. Selain itu, adanya perayaan imlek sehingga membuat sejumlah distributor beras premium tutup.
“Jadi Sabtu kan imlek, ditambah lagi sudah mau memasuki masa tenang sehingga menjadi faktor banyaknya pembelian,” terangnya.
Dia mengaku, pihaknya tidak memiliki hak untuk membatasi pembelian beras premium khususnya untuk keperluan politik. Karena, semua orang berhak untuk membeli beras premium ini.
“Namun, setelah 14 Februari mendatang. Kami akan melihat kembali kondisi sebenarnya. Karena kalau sekarang nanti dikira ingin mengintervensi politik,” ujarnya.
Menurutnya, di kalangan petani sendiri tidak ada kelangkaan. Justru saat ini mulai surplus karena Januari dan Februari sudah mulai panen.
Pihaknya juga terus melakukan operasi pasar, setiap Senin, Selasa dan Kamis untuk beras biasa.
“Beras ini tentunya beda dengan beras premium. Kalau beras premium itu memang kualitasnya sangat baik,” pungkasnya.

