RELUNG.ID – Vitamin C sangat baik untuk ibu hamil karena berguna menjaga sistem imun dan membantu perkembangan janin dalam kandungan.
Dilansir dari SehaQ ini 4 manfaat Vitamin C untuk ibu hamil. Simak dibawah ini :
1. Menjaga sistem imun
Ibu hamil termasuk ke dalam salah satu kelompok rentan yang daya tahan tubuhnya lebih rendah dibandingkan mereka yang sehat dan tidak hamil. Manfaat vitamin C untuk ibu hamil adalah menjaga dan meningkatkan sistem imun.
Vitamin C mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas.
Studi menunjukkan bahwa asupan vitamin C yang cukup bisa meningkatkan kadar antioksidan dalam darah hingga 30%. Ini membantu pertahanan alami tubuh dalam melawan peradangan.
Baca Juga: Rawan Sakit! Ini 4 Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan
2. Mencegah anemia defisiensi zat besi
Ibu hamil rentan mengalami anemia karena kekurangan zat besi.
Umumnya, sekitar 52% ibu hamil mengalami anemia defisiensi zat besi. Cara mengatasinya adalah dengan minum vitamin kehamilan dan asupan nutrisi yang cukup dari makanan.
Dokter biasanya akan meresepkan zat besi. Selain zat besi, vitamin C juga bisa membantu mencegah anemia pada ibu hamil. Ini karena vitamin C bisa membantu penyerapan zat besi.
3. Menjaga keseimbangan tekanan darah
Manfaat vitamin C lainnya untuk ibu hamil adalah dengan menjaga kadar tekanan darah.
Ini penting, karena tekanan darah tinggi saat hamil bisa memicu preeklamsia. Selain itu, hipertensi juga meningkatkan risiko penyakit jantung, solusio plasenta, dan kelahiran prematur.
Baca Juga: Ini 5 Kondisi Kesehatan Bisa Dilihat dari Mata
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu menurunkan tekanan darah, baik pada orang yang punya kondisi hipertensi ataupun tidak.
4. Membantu perkembangan janin
Tak hanya untuk ibu hamil, vitamin C juga bermanfaat untuk bayi dalam kandungan. Vitamin C saat hamil bermanfaat untuk meningkatkan produksi kolagen. Ini membantu pertumbuhan dan perkembangan organ bayi, seperti tulang dan gigi bayi.
Selain itu, vitamin C juga diklaim memperkuat pembuluh darah plasenta. Ini dapat membantu memberikan lebih banyak oksigen ke janin dan menurunkan risiko solusio plasenta.

