RELUNG.ID — Masa subur pada wanita ditandai dengan sejumlah perubahan fisik yang dapat diamati.
Jika wanita lebih memahami dan mengidentifikasi masa subur mereka, yang penting untuk perencanaan kehamilan atau kontrasepsi.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi:
1. Keluarnya cairan keputihan: Selama masa subur, vagina mengeluarkan lendir berwarna bening, licin, dan elastis, mirip dengan putih telur. Ini adalah sekresi yang membantu sperma mencapai sel telur.
2. Peningkatan hasrat seksual: Wanita cenderung mengalami peningkatan gairah seksual saat memasuki masa subur. Mereka juga bisa terlihat lebih ceria dan bersemangat.
3. Peningkatan suhu tubuh: Suhu basal tubuh normalnya berkisar antara 35,5 hingga 36 derajat Celsius. Namun, saat ovulasi, suhu tubuh bisa naik sekitar 0,5 hingga 1 derajat Celsius karena hormon progesteron yang meningkat.
4. Perubahan pada payudara: Payudara dapat mengalami perubahan bentuk dan ukuran, terkadang terasa lebih besar dan lembut. Nyeri pada puting juga mungkin terjadi.
5. Perubahan produksi air liur: Jumlah hormon estrogen yang meningkat saat masa subur dapat mempengaruhi produksi air liur, membuatnya lebih banyak.

