RELUNG.ID – Kisah masa lalu di One Piece sangat diminati oleh para fans akhir-akhir ini karena kisah sedihnya Kuma dan Bonney. Nah ini kisah masa lalu Sabo yang juga hidup menderita sejak kecil.
Anak dari Raja Goa
Sabo sebenarnya anak seorang bangsawan dia pangeran dari kerajaan Goa di East Blue. Sejak kecil Sabo merupakan anak yang penurut dan rajin belajar karena itu perintah dari ayahnya Raja Goa.
Baca Juga: Ini 4 Guru Sabo di One Piece, saat Kecil Hingga Remaja
Namun Sabo sadar ternyata hidupnya seakan-akan dikontrol oleh orang tuanya membuatnya tidak nyaman. Sejak kecil dia pun sudah dijodohkan dengan putri dari kerajaan lain.
Sabo merasa hidupnya membosankan dan tidak menemukan kebahagian. Dia pun kabur dari rumah dan pergi ke sebuah pembuangan sambah dan rongsokan bernama Terminal Grey.
Disana ada perkampungan kumuh dan semua orang disana saling membantu karena kelompok orang-orang miskin. Sabo senang tinggal disana karena penuh kasih sayang.
Bertemu Ace
Secara tidak sengaja dia bertemu dengan bocah seumuran dengannya bernama Ace. Mereka akhirnya akrab dan sama-sama ingin menjadi bajak laut di umur 17 tahun agar bisa ke lautan dan keluar dari kehidupan penat mereka.
Ace dan Sabo mencuri semua harta karun untuk menjadi modal kapal saat mereka belayar nanti. Singkat cerita Ace mencuri harta karun milik Bluejam membuatnya murkah.
Luffy juga dibawah oleh Monkey D Garp untuk tinggal digunung selalu mengikuti Ace agar bisa menjadi temannya. Luffy kemudian ditangkap oleh Bluejam membuat Ace dan Sabo panik takut rahasia harta karun yang disimpannya diketahui.
Baca Juga: Latih Sabo dan Rawat Bonney Kuma Pulang Pergi
Saat Luffy diselamatkan oleh Ace dan Sabo ternyata dia tidak berkata lokasi harta karun takut nanti tidak dijadikan teman. Hal itu membuat Ace dan Sabo kesal seharusnya Luffy memberitahukannya dari dianiaya.
Perjanjian saudara Sabo, Ace dan Luffy
Akhirnya Sabo, Ace dan Luffy berjanji akan menjadi saudara sampai mati dengan meminum sake. Namun Ace dan Luffy ditangkap oleh ayahnya dengan memberikan perintah kepada Bluejam dan dibakar. Namun keduanya bisa selamat mendengar itu Sabo sedih dan memutuskan untuk meninggalkan keduanya.
Sabo memutuskan untuk pergi belayar ke lautan lebih awal agar kabur dari ayahnya dan dua saudarannya itu aman dari ayahnya. Lalu memberikan surat kepada Luffy dan Ace untuk membertahukan kepergiannya tersebut.
Pergi ke Lautan Sabo dikira sudah mati
Dalam perjalanan Sabo menghalangi kapal Tenryuubito dan ditembak kapalnya hancur. Sabo diselamatkan Monkey D Dragon dan kehilangan ingatan sampai remaja dia baru mengingat semuannya. Luffy dan Ace sendiri berpikir saat itu Sabo sudah mati karena diketamukan kapal dengan bendera bajak lautnya hancur di lautan.
Nah itulah kilas balik kehidupan Sabo yang dirasa juga menyedihkan karena sejak kecil kehidupan dijalankannya sudah cukup berat.

