RELUNG.ID – Ibu hamil sangat khawatir apabila menggunakan toilet jongkok karena bisa membahayakan janin di dalam kandungan.
Dilansir dari klikdokter ini 8 cara aman gunakan toilet jongkok saat hamil. Simak dibawah ini :
1. Gunakan pada 3 Bulan Pertama kehamilan
Pada umumnya, toilet jongkok aman digunakan pada tiga bulan pertama kehamilan. Setelah itu, Mama perlu mengevaluasi besarnya ukuran perut.
Apabila bumil sudah kesulitan untuk melihat kakinya sendiri, maka lebih dianjurkan untuk menggunakan toilet duduk.
Baca Juga: WOW! Ada 9 Lubang Kunci di Ferrari F40, Ini Fungs-fungsinya
2. Lakukan Perubahan Posisi secara Perlahan
Cara aman menggunakan toilet jongkok pada ibu hamil adalah dengan melakukan perubahan posisi secara perlahan.
Saat berubah posisi dari berdiri menjadi jongkok, lakukan perubahan ini dengan perlahan. Begitu juga ketika Mama akan berdiri dari jongkok.
3. Gunakan Alas Kaki Anti-Slip
Untuk menghindari risiko tergelincir, Mama perlu memerhatikan alas kaki yang digunakan saat akan ke kamar mandi.
Coba gunakan alas kaki anti-slip untuk membantu mengurangi risiko jatuh di kamar mandi.
4. Pastikan Kamar Mandi Bersih dan Kering
Saran Dokter Resthie, Mama harus memastikan bahwa kamar mandi selalu dalam keadaan bersih dan kering, terutama, di bagian pijakan toilet jongkok yang akan digunakan.
Begitu juga saat menggunakan toilet umum, Mama perlu menggunakan kamar mandi yang kering agar lebih aman.
5. Pasang Lampu Darurat
Pastikan juga penerangan di dalam toilet harus cukup, agar Mama bisa berjalan, bergerak, dan melihat dengan jelas serta tidak terjatuh.
Selain itu, bisa juga memasang lampu darurat atau selalu simpan senter di kamar mandi yang bisa dengan mudah dijangkau oleh ibu hamil.
Baca Juga: Ini 4 Tips Atasi Ibu Hamil Suka Lapar di Tengah Malam
6. Perhatikan Posisi
Bagi Mama yang akan menggunakan toilet jongkok, penting untuk memerhatikan posisi agar lebih aman dan terhindar dari risiko tergelincir.
Ketika posisi kaki dan badan telah tepat dan stabil di atas dudukan kaki toilet, barulah bumil bisa mulai menurunkan tubuh di atas toilet jongkok secara perlahan.
7. Sediakan Pegangan
Supaya lebih aman, Mama bisa meminta anggota keluarga lain untuk memasangkan pegangan di samping toilet jongkok. Ini dapat mempermudah ibu hamil untuk jongkok dan berdiri secara perlahan.
Selain itu, penggunaan pegangan di samping toilet juga dapat membantu Mama terhindar dari risiko jatuh.
8. Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh
Untuk menggunakan toilet jongkok, Mama perlu memperhatikan kondisi tubuh terlebih dahulu. Pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan bugar.
Hindari penggunaan toilet jongkok apabila Mama memiliki keluhan pusing, mual, dan lemas. Pasalnya, ini bisa memicu terjadinya risiko jatuh atau tergelincir di kamar mandi.
Jika ada keluhan nyeri atau kram perut saat jongkok, maka tidak dianjurkan untuk menggunakan toilet jongkok.
Menggunakan toilet jongkok secara teratur dan aman memang dapat membantu memperkuat otot perut dan paha, sehingga bisa dijadikan sebagai persiapan tubuh untuk persalinan. Akan tetapi, Mama perlu menyesuaikannya dengan kondisi tubuh.

