RELUNG.ID — Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit III Plaju mencatatkan kinerja yang luar biasa dalam aspek Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, dan Lingkungan (HSSE) sepanjang tahun 2023.
Dalam periode tersebut, kilang ini berhasil mencapai 12 juta jam kerja tanpa kecelakaan yang menyebabkan kehilangan waktu (Lost Time Incident/LTI).
Ahmad Adi Suhendra, Pejabat Sementara Manager Komunikasi, Hubungan, dan CSR Kilang Pertamina Plaju, menyatakan bahwa capaian ini menunjukkan komitmen kuat terhadap K3 di semua tingkatan manajemen, pekerja, dan mitra kerja kilang.
“Komitmen Kilang Pertamina Plaju adalah menjalankan operasi dengan aman, selamat, dan handal serta mematuhi semua peraturan yang berlaku. Kami menerapkan prinsip Zero Tolerance terhadap pelanggaran HSSE,” ujar Suhendra.
Ia menegaskan bahwa pelanggaran HSSE tidak akan ditoleransi dan akan diintervensi secara tegas, termasuk dengan larangan masuk kilang atau penarikan izin.
“Selama 2023, kilang juga berhasil meraih berbagai penghargaan HSSE, termasuk Safety Culture Bintang 4 (Gold) dari WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA), serta Subroto Award 2023 dari Kementerian ESDM sebagai penghargaan tertinggi dalam aspek keselamatan migas, “kata dia.
Selain itu, Kilang Pertamina Plaju juga aktif menerapkan Corporate Life Saving Rules (CLSR) untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman. Implementasi CLSR diharapkan dapat mengurangi insiden kerja dan risiko kecelakaan.
“Dengan prestasi ini, Kilang Pertamina Plaju juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dengan melindungi hak-hak tenaga kerja dan mempromosikan lingkungan kerja yang aman dan terjamin, ” kata dia.

