RELUNG.ID – Seorang pria paruh baya di Muara Enim tewas usai pondok tempatnya berteduh disambar petir.
Pria tersebut bernama Syamsul Bahri (66) warga Kampung III, Desa Tanjung Raman, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.
Baca Juga: Apple Meluncurkan M3 Series: Chipset PC Terbaru dengan Teknologi 3nm
Berdasarkan informasi, kejadian ini berawal saat Syamsul bersama istrinya tengah berteduh di pondok setelah membersihkan kebun sawit.
Saat itu, hujan turun sangat deras disertai gemuruh petir.
Sebelum akhirnya petir menyambar menimbulkan api dan mengakibatkan Syamsul Bahri meninggal dunia.
Baca Juga: Attack On Titan The Final Season Bagian Kedua: Akhir Kisah Eren dan Mikasa
Istri korban Parsiah (58) mengatakan, selama ini suaminya memang sudah mengidap penyakit jantung, bahkan di jantungnya telah terpasang dua ring jantung.
Saat berteduh setidaknya ada dua kali dentuman petir yang keras. Bahkan, suara petir kedua diiringi percikan api yang membesar di pondok tempat mereka berteduh.
“Dentuman pertama membuat suami saya terkejut dan didentuman kedua suami saya meninggal, tapi petir tidak menyambar tubuhnya,” katanya.
Baca Juga: Ini 4 Kisah Cinta di One Piece Berjalan Tidak Romatis
Saat api membesar, dia pun berusaha untuk menarik tubuh suaminya yang sudah tidak bernyawa agar tidak ikut terbakar. Bahkan, dia pun mengaku sempat terjatuh karena menarik suaminya.
Sehingga, kakinya harus terkilir dan mengalami luka lebam.
“Karena tidak kuat menarik dan api terus membesar, saya teriak minta tolong dan warga sekitar sawah langsung berdatangan untuk membantu,” ujarnya.
Baca Juga: FAKTA ONE PIECE: Koala Lebih Tua dari Sabo
Dia juga mengaku, saat ini almarhum telah di makamkan di TPA Desa Tanjung Raman, Dia pun tidak menyangka jika suaminya akan meninggal.
Namun, sebelum berangkat ke kebun suaminya sangat bersemangat.
“Kami ke kebun pukul 04.00 WIB, saat pulang suami mengulur waktu seolah betah dan enggan pulang,” singkatnya.
Baca Juga: Mitsubishi Bakal Merilis All New Pajero Sport 2024, Tampil Lebih Garang dan Bermesin Hybrid
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim, AKP RTM Situmorang membenarkan peristiwa tersebut, pihak kepolisian sudah melakukan pengecekan TKP dalam hal ini personel piket Polsek Gunung Megang.
“Kejadian berlangsung pada hari Minggu (5/11) sekira pukul 15.00 WIB, korban merupakan pensiunan PNS berusia 66 tahun warga kampung III desa Tanjung Raman, Ujan Mas,” jelasnya.
Pada saat kejadian, lanjut Situmorang, Korban bersama istri sedang berteduh di sebuah pondok karena hujan deras, tiba-tiba petir menyambar dan menimbulkan kobaran api.
Baca Juga: Oda Sensi Ketawa Fans Tidak Rela Weevil Anak Edward Newgate
Hal itu menyebabkan salah satu diantara keduanya yakni sang suami, Syamsul Bahri (66) meninggal dunia, korban sudah berada di rumah duka dan rencannya akan dimakamkan hari ini.
“Korban sudah di rumah duka, hari ini rencannya akan dimakamkan,” pungkasnya.

