RELUNG.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bobby Adhityo Rizaldi, menegaskan bahwa partainya akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan bagi kader yang membelot dan menentang keputusan partai terkait dukungan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Penegasan ini dilakukan menyusul dugaan dukungan sejumlah kader Partai Golkar Sumsel yang tergabung dalam Kaukus Muda Beringin kepada pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Bobby menyatakan bahwa jika informasi tersebut benar, partai akan memberikan sanksi tegas, bahkan hingga pemecatan terhadap kader yang terlibat.
Ia menekankan bahwa partai memiliki tim untuk mengkaji dan melaksanakan upaya pembinaan terkait permasalahan ini.
“Pasti ada sanksi bisa sampai pemecatan, namun kita punya tim untuk mengkaji dan melaksanakan upaya pembinaan, ” katanya.
Pernyataan ini menegaskan komitmen partai terhadap dukungan yang telah dipilih dan memberikan sinyal bahwa pelanggaran terhadap keputusan partai tidak akan ditoleransi.

