RELUNG.ID — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah memulai persiapan skema pengamanan jalur lalu lintas untuk menghadapi hari raya Idul Fitri dan arus mudik Lebaran.
Beberapa jalur lalu lintas diprediksi akan mengalami titik kemacetan yang perlu dipetakan lebih awal agar tidak terjadi kemacetan yang parah.
Menurut Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, ada 45 titik rawan kemacetan yang perlu mendapat perhatian khusus. Titik-titik tersebut terbesar berada di Palembang, Banyuasin, dan Muba.
Di Muba, fokus akan diberikan terutama pada jalur lintas Sumatra sepanjang Bayung Lencir-Sungai Lilin dan jalan Betung-Palembang.
“Polda Sumsel sudah memetakan beberapa lokasi yang rawan kemacetan, kecelakaan, dan pelanggaran untuk kesiapan arus mudik mendatang,” jelas Pratama.
Lebih lanjut, Pratama menyatakan bahwa pihaknya akan mengadakan rapat lintas sektoral di tingkat pusat untuk membahas pengamanan arus mudik Lebaran. Keputusan yang dihasilkan dari rapat tersebut akan dilanjutkan dengan tindakan di wilayah masing-masing.
Pada tahun 2023, bersama tim gabungan lintas sektoral, didirikan 85 pos terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu. Prediksi untuk tahun ini adalah penambahan jumlah pos mengingat diperkirakan akan ada peningkatan jumlah pemudik.
“Diperkirakan untuk Lebaran tahun ini, arus pemudik akan lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya karena sudah tidak ada pembatasan lagi akibat COVID-19,” jelas Pratama.
Pratama juga menambahkan bahwa kondisi pasca COVID-19 akan meningkatkan pergerakan masyarakat untuk arus mudik mendatang. Bahkan saat ini, aktivitas di terminal transportasi sudah mengalami peningkatan.
“Walaupun kondisi lalu lintas di Sumatra sudah sangat baik, namun masih ada perbaikan yang sedang dilakukan di jalan tol. Pengurus tol menargetkan perbaikan tersebut selesai sebelum kegiatan operasi Lebaran dimulai,” tambahnya.[RG]

