RELUNG.ID – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing tidak ingin menjual MT-07 di pasar Indonesia. Hal itu karena peraturan pajak yang membuat motor berkapasitas di atas 250 cc menjadi sangat mahal di Indonesia.
Hal ini mencakup pajak barang mewah (PPnBM), PPN, PPH, dan bea balik nama (BBN).
Baca Juga: Ini 7 Penyebab Motor Kalian Tiba-tiba Mogok
Oleh karena itu, Yamaha lebih memilih untuk menawarkan unit MT-07 sebagai kendaraan operasional pengawalan pemilihan presiden 2024, jika berkenan.
Sebelumnya, pada sekitar tahun 2020, mereka menjual MT-07 dengan permintaan yang tinggi.
Selain itu, Yamaha Indonesia juga mencatat bahwa MT-07 (700 cc) telah dipinjam oleh Korlantas Polri untuk pengetesan internal.
Baca Juga: Beli Motor Yamaha Matic Dapat Jaminan Rangka 5 Tahun
Ini adalah langkah awal dalam mempertimbangkan penggunaan motor ini untuk pengawalan calon wakil presiden (cawapres) dan calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 pemilihan presiden.
Yamaha MT-07 memiliki spesifikasi performa yang impresif dengan mesin 689 cc dua silinder dan teknologi crossplane, serta desain yang menonjolkan karakter Hyper Naked.
Yamaha mengklaim MT-07 memiliki nilai jual yang unggul dalam hal pengendalian, dengan handlebar tinggi dan lebar untuk kenyamanan berkendara, serta fitur-fitur modern seperti lampu LED projector, layar TFT 5 inci yang terkoneksi ke smartphone, dan sistem pengereman canggih.

