RELUNG.ID — Seorang nahkoda kapal jukung yang membawa bahan bakar minyak (BBM) ditemukan meninggal dunia setelah kapal tersebut meledak dan terbakar di Perairan Sungai Musi, Palembang.
Jenazahnya ditemukan di Pelabuhan Boom Baru Palembang setelah terbawa arus, sementara dua orang lainnya, termasuk pemilik kapal dan seorang anak buah kapal (ABK), mengalami luka serius. Satu ABK lainnya masih dalam pencarian.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, bersama dengan Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat kapal sedang melakukan aktivitas bongkar muat BBM jenis pertalite dan solar di SPBB.
“Suara dentuman keras terdengar sekitar pukul 20.00, mengarahkan petugas ke lokasi kejadian, ” kata dia.
Saat tiba di lokasi, terlihat percikan kayu dan jangkar kapal di atas atap SPBB, dengan kerusakan cukup parah di sisi kanan SPBB.
“Sementara penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan, pihak berwenang menyimpulkan bahwa sumber ledakan berasal dari kapal tersebut, ” kata dia.[RG]

