RELUNG.ID – One Piece Live Action season 1 sukses dirilis dengan 8 episode. Namun One Piece Live Action season 2 terancam batal digarap karena ada persyaratan khusus dari Netflix.
Produser Eksekutif One Piece Live Action Marty Adelstein mengatakan, nasib season 2 apakah digarap atau tidak masih belum jelas.
Baca Juga: Ternyata Kaya Mencintai Usopp di One Piece Live Action
Namun dia berkata ancaman batal digarap cukup besar karena ada persyaratan dari Netflix.
“Beberapa hari kedepan akan menentukan nasib serial ini akan berlanjut atau tidak. Di minggu kedua kita memerlukan peningkatan penayangan dan konstan di minggu ketiga dan keempat. Jika kehilangan 60 persen penonton makan akan berakibat fatal (One Piece Live Action Season 2 batal digarap),”kata dia disadur dari @oploverzz.
Dia menyebutkan peran para Nakama One Piece di seluruh dunia sangat dibutuhkan. Apabila selama minggu kedua sampai minggu keempat kehilangan 60 persen penonton resmi di Netflix akan batal.
Baca Juga: Dinilai Karakter yang Paling Mirip di One Piece Live Action, Ini Profil Zoro Mackenyu Arata
Kondiisi ini harus membuat Nakama One Piece diseluruh dunia harus bertindak! Tentunya apabila ingin season 2 tetap berlanjut. Tentunya menonton beberapa kali One Piece Live Action akan membantu menaikan jumlah penonton setidaknya stabil di 60 persen sampai bulan keempat.
Itu bertujuan agar kapten Bajak Laut Topi Jerami Monkey D Luffy kembali bisa melanjutkan pertualangannya dan mengumpulkan semua Nakama hingga pertarungan melawan Kaido Arc Wano.
Diakuinya padahal script One Piece Live Action season 2 telah selesai. Dia sempat senang karena di awal rilisnya di LA penayangan melampaui ekspetasi dan luar biasa.
“Jika pihak Netflix menyetujuinya maka season 2 akan tayang 12-18 bulan setelah produksi dimulai,”pungkasnya.

