RELUNG.ID — Seorang gadis di Palembang berinisial FA (20 tahun) melaporkan tetangga kontrakannya ke Polrestabes Palembang.
Alasan FA melaporkan tetangganya berinisial DS ke polisi karena DS telah melakukan pelecehan seksual kepada dirinya.
Pelecehan seksual yang dilakukan DS yakni memvideokan FA saat mandi di kontrakannya yang berada di Jalan RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Selasa, 2 Januari 2023.
Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Caleg PPP di Tol Palembang-Indralaya : Pecah Ban Belakang
Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, FA melalui mengaku peristiwa pelecehan seksual itu terjadi di kontrakannya yang berada di Jalan RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Selasa, 2 Januari 2023 lalu.
Kuasa hukum FA, Faisal Abdau menjelaskan kejadian pelecehan seksual itu, ketika FA memergoki DS yang sedang merekam video menggunakan ponsel saat dirinya mandi.
yang sedang mandi mengaku kaget saat memergoki yang DS sedang merekam video menggunakan ponsel dari atas kamar mandi kontrakannya tersebut.
Baca Juga: 5 Tempat Ngopi yang Patut Dikunjungi saat di Palembang
“DS merekam video gunakan ponsel dari atas kamar mandi kontrakannya, tapi ketahuan lantas FA berteriak meminta pertolongan, dan membuat DS panik dan melarikan diri,” kata Faisal, Ahad (7/1/2024).
FA pun bersama temannya lantas berkoordinasi dengan dirinya yang kemudian mengamankan DS. Setelah mengecek isi ponsel tersebut, ternyata yang bersangkutan juga telah memvideokan 3 teman sekamar FA yang sedang mandi.
Menurutnya, ada 4 korban semuanya wanita. Lalu ditemukan 3 video dari ponsel terlapor, ada yang sedang mandi tanpa busana ada juga yang masih berpakaian.
Baca Juga: Mengungkap 7 Fakta Unik Jembatan Ampera, Ikon Bersejarah Kota Palembang
“Dari keterangan terlapor video tersebut sengaja direkam untuk koleksi pribadi,” katanya.
Faisal bilang, pihak korban sebenarnya sudah berupaya melakukan mediasi. Namun, terlapor hanya datang sendiri dan tanpa didampingi keluarganya hingga tidak ditemukan titik terang.
“Awalnya kami ingin masalah ini diselesaikan baik-baik. Tapi setelah menunggu ternyata tidak asa komunikasi lanjutan hingga kami memutuskan melaporkan kasus ini ke polisi,” katanya.

