RELUNG.ID — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Mawardi Yahya-Harnojoyo (Mahar), akan berpisah sebelum ditetapkan sebagai calon resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Keputusan ini diambil karena Harnojoyo tidak mendapat dukungan dari Partai Demokrat, seperti yang terlihat saat pengembalian formulir di DPW PAN Sumsel, tidak ada daftar nama Harnojoyo.
Indikasi pemisahan keduanya juga terlihat dari respons yang disampaikan oleh Panglima Perang Mahar, Syahrial Oesman. Jawaban yang diberikan terkesan ragu-ragu, tidak lagi meyakinkan seperti sebelumnya.
“Kita masih menunggu dinamika politik yang ada,” ungkapnya, Kamis (9/5/2024).
Meskipun belum ada kepastian resmi, Syahrial sudah memiliki nama yang dipastikan akan mendampingi Mawardi di Pilkada Sumsel 27 November 2024 mendatang.
Nama yang santer disebut sebagai pengganti Harnojoyo adalah Ketua DPRD Sumsel, Anita Noeringhati. Namun, Syahrial masih enggan memberikan jawaban yang tegas terkait pendamping Mawardi.
“Bisa iya, bisa tidak. Tapi sudah ada. Saat ini masih dalam proses. Kapan deklarasinya? Masih belum ada jadwal,” ungkapnya.[RG]

