RELUNG.ID — Kondisi banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengalami penurunan debit air di beberapa titik, tetapi masih mengkhawatirkan di daerah rendah yang berdekatan dengan bantaran sungai.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatra Selatan (BPBD Sumsel), M Iqbal Alisyahbana, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim dan peralatan serta logistik seperti obat-obatan dan makanan siap saji untuk penanganan darurat.
“Menurut keterangan masyarakat setempat, banjir seperti ini terakhir kali terjadi pada tahun 2016 akibat naiknya debit air sungai. Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, BPBD Sumsel mendorong BPBD OKI untuk membuat desain dan mengusulkan bantuan untuk pengerukan sungai, “kata dia.
Pihaknya juga mengharapkan pemerintah daerah dapat mengatur aliran sungai agar tidak menggenang di wilayah permukiman warga. Beberapa daerah lain yang berpotensi mengalami banjir antara lain Kabupaten Lahat, Musi Rawas Utara, Musi Rawas, dan Kota Palembang.
“Dengan langkah-langkah ini, BPBD Sumsel berupaya untuk memitigasi risiko banjir di OKU dan daerah sekitarnya serta tetap waspada terhadap potensi banjir di masa mendatang, ” kata dia. [RG]

