Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini 7 Tips Membeli Makanan Kemasan yang Aman
Lifestyle

Ini 7 Tips Membeli Makanan Kemasan yang Aman

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda05/01/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Di era sekarang banyak sekali makanan yang dijual menggunakan kemasan seperti di beli di minimarket. Nah makanan kemasan sangat berbahaya untuk kesehatan apabila kita salah membelinya.

Dilansir dari klikdokter ini 7 tips membeli makanan kemasan yang aman untuk di konsumsi. Simak dibawah ini :

1. Perhatikan Jenis Bahan Kemasan Makanan

Bahan makanan kemasan sangat beragam, ada yang terbuat dari plastik, toples kaca, kaleng, kardus, hingga styrofoam.

Sebagai cara memilih makanan yang sehat, hindari kemasan yang terbuat dari plastik kresek hitam, kertas koran, atau kertas bekas.

Bahan-bahan tersebut mengandung unsur timbal yang dapat membahayakan fungsi ginjal. Hindari juga kemasan yang terbuat styrofoam karena diketahui mengandung komponen benzena, salah satu penyebab kanker.

Baca Juga: Ini 6 Bahaya Makanan Berformalin untuk Kesehatan

Bahan untuk mengemas makanan harus diperhatikan dengan baik. Apabila tidak cermat, maka dapat timbul interaksi secara tidak langsung. Selain itu, makanan bisa berubah dari segi rasa, bentuk, dan tentunya kualitas.

2. Perhatikan Kondisi Kemasan

Baik kemasan makanan yang terbuat dari plastik, kaca, styrofoam, atau kaleng, perlu diperhatikan setiap perubahannya. Amati jika ada warna plastik berubah atau jangan memilih kemasan makanan yang tampak ada robekan.

Kemasan yang kondisinya tidak sempurna kemungkinan besar sudah tidak dapat melindungi makanan di dalamnya dengan baik. Oleh karena itu, usahakan memilih bentuk kemasan yang masih baik, ya.

3. Lulus Uji BPOM

Saat memilih makanan, perhatikan label yang tertera di kemasan dengan baik. Lihat dengan seksama, makanan tersebut memiliki label sah dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau tidak.

Apabila produk sudah dapat izin atau cap dari BPOM, tandanya makanan tersebut telah lulus uji coba, aman dikonsumsi, dan boleh dijual bebas secara legal.

Bagi yang beragama Islam, perlu dilihat pula ada atau tidaknya label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Adanya label tersebut berarti sudah lulus uji sehingga aman untuk dikonsumsi.

4. Cek Tanggal Kedaluwarsa

Cara memilih makanan kemasan sehat selanjutnya adalah memeriksa tanggal kedaluwarsanya. Jangan mudah terkecoh dengan diskon yang besar hingga membuat Anda mengabaikan tanggal kedaluwarsanya.

Untuk menentukan masa kedaluwarsa produk kemasan, biasanya ada dua jenis penulisan. Pertama adalah “best before”, yang berarti makanan atau minuman masih aman dikonsumsi beberapa waktu setelah tanggal tercantum, meski kemungkinan kualitasnya sudah berbeda.

Kedua adalah tulisan “tanggal kedaluwarsa” yang berarti makanan tersebut sama sekali tidak boleh dikonsumsi setelah tanggal yang tercantum.

Baca Juga: Ini 10 Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan

5. Perhatikan Kandungan Gizi

Jangan malas untuk memerhatikan kandungan gizi yang tertera di kemasan makanan. Anda harus memerhatikan beberapa hal, apakah makanan tersebut mengandung karbohidrat, gula, lemak, protein, dan sebagainya.

Mengamati kandungan gizi di dalam makanan penting bagi Anda yang memiliki penyakit kronis seperti darah tinggi atau diabetes. Periksa juga komposisi bahan makanan guna mencegah kemungkinan risiko iritan dan alergi.

Dalam tabel gizi kemasan, kita juga bisa melihat bahan pewarna apa yang digunakan, pemanis jenis apa yang ditambahkan, serta jenis pengawet apa yang membuat kemasan tahan lebih lama.

6. Suhu Makanan

Saat akan membeli makanan kemasan, sebaiknya perhatikan juga suhu penyimpanan makanan tersebut. Suhu hangat merupakan kondisi ideal untuk kuman berkembang biak.

Maka dari itu, makanan yang dibiarkan di udara terbuka sebaiknya segera disantap dalam waktu kurang dari 2 jam. Jika tidak, sebaiknya makanan kemasan disimpan di dalam kulkas ataupun freezer.

Hal tersebut utamanya berlaku untuk bahan makanan mentah atau makanan siap saji. Di sisi lain, makanan kemasan yang dikemas khusus, misalnya makanan kaleng, umumnya dapat bertahan lama di suhu ruangan.

Mengapa makanan kaleng aman disimpan di suhu ruangan? Sebab, sebelum dikemas ke dalam kaleng, makanan tersebut sudah dipanaskan dengan suhu tinggi. Pemanasan menggunakan suhu tinggi bertujuan untuk membunuh kuman, sehingga makanan tersebut aman disimpan dalam waktu lama.

7. Gerakan Cek KLIK

Untuk membantu Anda dalam memilih makanan kemasan yang aman dan sehat, kini BPOM telah mensosialisasikan gerakan “Cek KLIK”.

Huruf “K” untuk cek kemasan, “huruf L” untuk cek label kemasan,
huruf “I” untuk izin dari BPOM, dan “K” untuk masa kedaluwarsa. Penting untuk mengingat singkatan tersebut dan cek sebelum Anda membeli makanan kemasan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMirip dengan Anaknya yang Meninggal, Ray Vasung Datangi Ibunya di 100 Hari Kepergian Andre
Next Article Ini 4 Zodiak Dikenal Jago Ciuman
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,959 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,828 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,801 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?