RELUNG.ID – Pemkab OKU Timur berupaya untuk mencegah stunting khususnya di wilayah mereka.
Berbagai upaya pun dilakukan termasuk bersinergi dengan Tim Penggerak PKK.
Diharapkan upaya ini mampu mempercepat penurunan stunting di wilayah OKU Timur
Ketua TP PKK OKU Timur, dr Sheila Noberta mengatakan, untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten OKU Timur ini bukanlah hal yang muda, tentunya harus melalui perjuangan dan kerja keras dari semua pihak terkait.
Karena itu, dia berharap kolaborasi ini bisa menjaga sehingga stunting tidak naik dan bahkan bisa mencapai zero stunting.
“Insya Allah dengan segala upaya kita bersama dan kesadaran masyarakat untuk selalu memperhatikan tumbuh kembang anak semoga OKU Timur bisa tembus zero stunting,” katanya, Sabtu (15/6).
Dia juga meminta pencegahan stunting ini dimulai dari calon pengantin, ibu hamil hingga balita, dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta konsumsi makanan sehat sesuai anjuran.”Ayo bersama-sama kita berkontribusi dalam penurunan stunting di OKU Timur,” tutupnya.
Sementara itu, berdasarkan Laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur, Ya’kub SKM MM
Pengukuran dan intervensi pencegahan stunting dilaksanakan di 22 Puskesmas dari desa-desa se-OKU Timur, yaitu di 651 posyandu selama bulan juni, dengan sasaran ibu hamil, balita dan calon pengantin.
“Saya berharap program ini dapat terlaksana dengan baik melalui komitmen dan kerjasama semua pihak terutama TPPS,” katanya singkat. (AZN)

