RELUNG.ID – Youichi Takahashi yang merupakan kreator manga Kapten Tsubasa mengumumkan bakal pensiun dari serialisasi manganya.
Rencananya edisi 20 akan menjadi edisi terakhir yang dijadwalkan rilis awal April mendatang.
Dalam edisi terakhir tersebut akan menampilkan bab terakhir dari Captain Tsubasa: Rising Sun The Final dan Captain Tsubasa Memories 4: Saikyo!
Baca Juga: Ini 5 Mobil Listrik Murah di Bawah Rp 500 Juta
Takahashi menjelaskan bahwa ia telah berpikir selama beberapa tahun terakhir untuk keberlangsungan dari manga tersebut.
Menurutnya kemungkinan diperlukan waktu lebih dari 40 tahun untuk menyelesaikan cerita ini.
“Karena itu, daripada memaksakan tubuhnya sampai batas maksimal, dia menyimpulkan bahwa akan lebih baik untuk menghentikan serialisasi,” tulisnya.
Baca Juga: OMG! 70.000 Unit Mercedes-Benz Recall
Saat ini, Takashi sudah berusia lebih dari 60 tahun, meski saat ini dia dalam kondisi sehat.
Namun, karena presbiopi, yaitu hilangnya kemampuan mata secara bertahap untuk fokus pada objek di dekatnya, dia mengalami penglihatan yang lebih buruk dan pusing.
Selain itu, Covid-19 juga mempengaruhi struktur staf, peralihan ke metode digital untuk menggambar manga, dan kematian pencipta manga bisbol Dokaben, Shinji Mizushima, pada Januari 2022, semuanya menjadi pertimbangan dalam keputusannya.
Baca Juga: Arai Rilis Generasi Terbaru Tour X5, Helm Nyaman untuk Touring
Takahashi sedang mempertimbangkan untuk membuat storyboard yang melanjutkan cerita melewati bab-bab terakhir manga.
Seperti diketahui, Manga asli Captain Tsubasa karya Takahashi yang terdiri dari 37 volume terbit di majalah Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha dari tahun 1981 hingga 1988.
Manga ini menginspirasi empat serial anime televisi, empat film anime, beberapa OVA, dan sebuah pertunjukan panggung. Manga ini tersedia di sekitar 20 negara.
Baca Juga: Ini 4 Scooter Matic Segera Meluncur Tahun 2024 di Indonesia
Manga ini menceritakan tentang Tsubasa Ozora yang berusia 11 tahun, seorang anak laki-laki yang menyukai sepak bola dan diakui oleh pelatihnya, Roberto, karena keahliannya dalam olahraga ini.
Tsubasa pergi bersama pelatihnya ke Brasil untuk berlatih menghadapi Piala Dunia.

