RELUNG.ID — Rumor tentang kembalinya Shin Tae-yong (STY) melatih tim nasional Korea Selatan (Korsel) kembali mencuat, menyusul pemberitaan dari media lokal Negeri Ginseng.
Spekulasi ini timbul setelah Korsel memutus kontrak pelatih Jurgen Klinsmann, sementara STY menunjukkan performa gemilang bersama Timnas Indonesia.
Saat ini Timnas Korsel belum memiliki pelatih tetap. Di sisi lain, STY berhasil membawa Tim Garuda ke Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, dan kontraknya dengan PSSI akan berakhir akhir Juni ini.
Menanggapi rumor tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pandangannya.
“Coach Shin Tae-yong dan saya punya hubungan yang baik. Yang saya dengar beliau sedang dalam perawatan di rumah sakit, kita berikan waktu,” kata Erick kepada wartawan.
Erick juga menegaskan bahwa PSSI tidak akan menghalangi keinginan STY jika memang ada tawaran dari Korea Selatan.
“Kalaupun dari Korea menginginkan Coach Shin Tae-yong, saya tidak bisa melarang. Sama juga kalau misalnya ada pelatih bulutangkis kita diinginkan oleh negara lain, ya saya tidak bisa melarang,” ujarnya.
Saat ini, STY belum menandatangani kontrak baru dengan PSSI, meskipun kontrak final sudah disodorkan. Ada kabar bahwa STY meminta kenaikan upah dan penambahan fasilitas dalam kontrak barunya.
Erick Thohir juga menekankan bahwa pembangunan Timnas Indonesia tidak bergantung pada satu individu.
“Percayalah, pembangunan tim nasional itu bukan berdasarkan satu individu, saya jamin itu,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa kesuksesan Timnas Indonesia adalah hasil dari kerja sama banyak pihak, termasuk pemerintah, PSSI, suporter, tim dan pemain, ofisial, serta pelatih.
“Ayo kita taruhan, bahwa tim nasional ini dibangun karena sebuah kekuatan bersama, pemerintah hadir, PSSI hadir, suporter hadir, tim dan pemain cakap, ofisial yang cakap dan juga pelatih sekaliber Shin Tae-yong,” tutup Erick.[TRA]

