RELUNG.ID — Lebih dari 30 tahun International Plaza (IP) berdiri kokoh di pusat kota Palembang sebagai mal pertama dan legendaris di Bumi Sriwijaya.
Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah pengunjung tidak seramai dahulu, ditambah dengan kondisi bangunan yang mulai tua dan minimnya renovasi signifikan, membuat IP kurang diminati oleh pengunjung.
Meskipun demikian, manajemen IP tetap optimis. “Kami mulai berbenah secara bertahap untuk renovasi tanpa mengubah bentuk asli,” ujar General Manager IP, Rio Adrianto, pada Rabu (26/6/2024).
Dengan luas sekitar 10 ribu meter persegi, IP memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, pengelola membutuhkan relasi dan investor untuk memajukan bisnis serta memperluas pemasaran, termasuk kehadiran tenant baru.
“Ke depan akan ada sejumlah tenant nasional yang akan masuk ke IP dan diharapkan dapat menambah trafik pengunjung serta meningkatkan pendapatan,” kata Rio.
Konsep baru untuk IP sebenarnya sudah dirancang oleh pengelola, namun proses renovasi terkendala waktu dan biaya besar serta isu yang beredar bahwa mal ini akan ditutup atau dijual ke pihak lain.
“Untuk renovasi butuh biaya besar, isu dijual juga membuat investor luar atau tenant nasional mundur. Tapi kita buktikan, tidak ada IP dijual, kita masih bertahan dan terus berjuang agar IP kembali bangkit seperti dulu,” ungkapnya.
Manager Operasional Mal IP, Billy, menambahkan bahwa pihaknya sedang memanggil konsultan untuk merenovasi IP agar bisa bersaing dengan mal lainnya di Palembang.
“Kita mungkin konsepnya lebih ke anak muda dengan banyak tempat nongkrong. Kita berupaya menarik pengunjung dengan menerapkan parkiran flat, tidak seperti mal lain,” jelas Billy.
Selain itu, IP berusaha mendapatkan pengunjung dengan memberikan ruang gratis bagi komunitas di Palembang untuk berkarya bebas di International Plaza, seperti mengadakan kegiatan dan event positif.
“Di atrium, silakan, untuk komunitas yang mau bikin acara. Gratis. Kita siapkan seperti layar dan sound system untuk berkumpul di sini. Sekarang sudah ada beberapa yang menyelenggarakan event seperti taekwondo dan zumba,” tambah Billy.
Dengan upaya renovasi bertahap, konsep baru, dan kerjasama dengan komunitas lokal, International Plaza Palembang berusaha untuk tetap relevan dan menjadi tempat yang menarik bagi pengunjung di tengah gempuran modernisasi pusat perbelanjaan lainnya.[AYK]

