RELUNG.ID – Ari Rhamadan (23) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu kemarin (10/7).
Kedatangannya ini untuk melaporkan DH yang diduga telah membawa kabur uangnya sebesar Rp4,5 juta.
Uang tersebut rencananya akan digunakannya untuk membeli motor melalui marketplace.
Ditemui di SPKT Polrestabes Palembang, Ari menceritakan, kejadiannya bermula ketika dia berniat membeli sepeda motor. Lalu, mencarinya lewat marketplace yang ada di sosial media Facebook.
“Aku cari di Facebook, saya chat satu persatu akun yang jual motor, dibalas oleh pemilik akun ini (terlapor) dan berlanjut ke WA (WhatsApp). Dia bilang motor di Jambi, dan dinas di kodim (mengaku anggota TNI),” katanya.
Pria yang tercatat sebagai warga Jalan Kecamatan IB I Palembang ini menjelaskan, terlapor sempat menawarkan motor seharga Rp4,7 juta dan terjadilah tawar menawar. Setelah deal harga Rp4,5 juta, pelaku berjanji akan segera mengirimkan sepeda motornya.
“Sorenya mau mengirim motor. Motornya sudah dikemas dan atas nama saya. Dia minta kirim uang panjar Rp500 ribu, kemudian saya transfer. Kedua minta kirim uang lagi, dengan alasan mengurus surat menyurat dan saya kirim Rp2 juta,” ungkap Ari.
“Terakhir dia minta pelunasan dengan alasan untuk mengirim surat BPKB. Saya kirim lagi Rp2 juta, jadi totalnya Rp4,5 juta. Sampai sekarang sepeda motornya tidak dikirim dan sudah tidak bisa berkomunikasi lagi,” pungkasnya. (DNS)

