RELUNG.ID – Kecelakaan maut di KM 48 Jalan Tol Indralaya-Prabumulih (Indraprabu) menyebabkan satu korban jiwa yakni dokter asal Muara Enim yang bernama dr Bella Riski Dinanti.
Korban merupakan Kasi Pelayanan RSUD Semendo Darat Laut (SDL) Kabupaten Muara Enim yang menjadi pendamping haji jemaah asal Muara Enim, yang baru saja dijemput sepulang bertugas dari tanah suci.
Hal ini diakui oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Muara Enim, Ipda Al Hariz, Selasa (16/7).
Dia mengatakan, kecelakaan ini berawal saat korban bersama suaminya, Brigpol Dwiki Rido hendak pulang ke Muara Enim dengan mengendarai mobil Toyota Agya BG 1127 UT.
Saat memastuki ruas tol Indraprabu, tepatnya di KM 48+500 tiba-tiba kendaraan mereka hilang kontrol dan menabrak pembatas jalan.
“Kendaraannya juga menabrak bagian belakang kanan truk yang mengangkut senang di sekitar lokasi kejadian,” katanya.
Tak sampai disitu, pasca tabrakan. Mobil korban juga dihantam dari belakang oleh mobil dinas BG 20 PZ yang merupakan mobil dinas Kepala Bappeda Kabupaten PALI, Ahmad Joni.
Akibat insiden tersebut, korban dokter Bella tewas di lokasi kejadian lantaran luka yang dideritanya. Sedangkan, suaminya, Brigpol Dwiki mengalami luka ringan.
“Secara lengkap dan pasti kronologi akan kita sampaikan lagi setelah kita melakukan olah TKP. Kita tidak bisa mengetahui kecepatan berapa korban saat kejadian karena CCTV tol tersebut juga mati tidak bisa merekam,” pungkasnya.

