Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lahan dan Kebun di Beberapa Daerah di Sumsel Kembali Terbakar
Indeks

Lahan dan Kebun di Beberapa Daerah di Sumsel Kembali Terbakar

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda05/08/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pemadaman Karhutla di wilayah Ogan Ilir yang terjadi 23 Juni lalu. (Istimewa/Manggala Agni)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sejumlah lahan dan kebun di beberapa daerah di Sumatera Selatan terbakar, Minggu (5/8/2024). Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini melanda Kabupaten Ogan Ilir (OI), Banyuasin, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Banyuasin (Muba), dan Muara Enim. 

BPBD Sumsel melaporkan bahwa pemadaman dilakukan baik melalui jalur darat maupun udara dengan water bombing. Pantauan udara juga efektif untuk mengetahui lokasi Karhutla yang tidak terpantau.

“Beberapa daerah masih terbakar dari laporan di lapangan. Karhutla di PALI, Muba, dan Muara Enim sudah terjadi beberapa hari dan belum selesai. Sedangkan di OI terjadi pada hari Minggu dan berhasil dipadamkan,” ujar Sudirman, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Senin (5/8/2024).

Sudirman merinci, Karhutla yang terjadi di Banyuasin tepatnya di Kelurahan Kedondong Raye, Banyuasin III, dengan luas terbakar sekitar 0,4 hektare berhasil dipadamkan. Vegetasi yang terbakar meliputi semak, talok, seruduk, dan sampah buangan kayu. Penyebab kebakaran di lahan mineral tersebut belum diketahui.

Di OI, Karhutla terjadi di Desa Purna Jaya, Kecamatan Indralaya Utara. Luas lahan terbakar sekitar 2 hektare dan berhasil dipadamkan. Tipe kebakaran semi gambut dengan vegetasi semak belukar dan pohon gelam. Pemilik lahan dan penyebab kebakaran belum diketahui.

“Kondisi api padam menyisakan asap di tengah, tidak memungkinkan untuk melanjutkan pemadaman. Bantuan udara dengan 38 kali water bombing juga telah dilakukan,” katanya.

Di PALI, pemadaman lanjutan dilakukan di Danau Burung, Desa Tempirai, Penukal Utara. Pemadaman jalur darat terkendala jauhnya sumber air dari lokasi kebakaran, sehingga tim hanya melakukan pembersihan bara api di lokasi dengan alat seadanya.

“Namun tim di lapangan masih melakukan penelusuran dan mencari sumber air terdekat dari lokasi terbakar. Kemarin dilakukan 127 kali water bombing. Kondisi Karhutla sudah terjadi 11 hari (hingga hari ini), lahan masih berasap. Selama 10 hari pemadaman, sudah 15 hektare yang dipadamkan dari luas 20 hektare yang terbakar,” ungkapnya.

Sementara itu, di Desa Betung Barat, lahan mineral seluas 0,5 hektare berhasil dipadamkan. Vegetasi yang terbakar di lahan pertanian berupa puntung dan ranting pohon. Penyebabnya belum diketahui namun diduga sengaja dibakar untuk membuka lahan.

Pemadaman lanjutan Karhutla di Muba juga masih dilakukan di Dusun X Desa Muara Medak, Bayung Lencir. Penyekatan sudah mencapai 80% dengan total luas lahan terbakar hingga 40 hektare. Upaya jalur udara dilakukan dengan 52 kali water bombing. Vegetasi yang terbakar meliputi belukar kebun sawit dan jenis tanahnya gambut tebal sehingga sulit dipadamkan.

“Vegetasi yang terbakar adalah belukar kebun sawit. Jenis tanahnya gambut tebal sehingga sulit dipadamkan. Kondisi saat ini fire spot masih berasap,” jelasnya.

Terakhir, Karhutla di Muara Enim di Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, menghanguskan sekitar 3 hektare lahan dengan vegetasi gambut. Hingga saat ini api belum sepenuhnya padam. Pemilik lahan belum diketahui termasuk penyebab kebakaran.

“Api belum sepenuhnya padam,” tukasnya.[AYK]

Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkot Palembang Maksimalkan Pendapatan Daerah dari Sektor Pajak
Next Article Sriwijaya FC Rekrut 26 Pemain untuk Liga 2 Musim 2024/2025
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,873 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,745 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,719 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?