RELUNG.ID – HMD Global, perusahaan yang telah memegang lisensi untuk memproduksi dan menjual perangkat bermerek Nokia, kini telah menarik semua smartphone Nokia dari pasar Eropa.
Langkah ini menandai fase baru dalam pengembangan HMD, di mana mereka memilih untuk memasarkan perangkat dengan merek HMD sendiri.
Meskipun selama beberapa bulan terakhir HMD masih menawarkan ponsel pintar, ponsel fitur, dan tablet bermerek Nokia, tampaknya persediaan untuk produk-produk ini di Eropa telah habis.
Saat ini, perangkat Nokia masih tersedia di berbagai wilayah seperti Asia, Afrika, Timur Tengah, Australia, Selandia Baru, dan Amerika Latin.
Namun, ketersediaan di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan akan berakhir dalam waktu dekat, mengikuti tren yang terjadi di Eropa.
Meskipun penjualan perangkat bermerek Nokia dihentikan, HMD Global tetap memberikan dukungan perangkat lunak untuk ponsel pintar dan ponsel fitur Nokia yang sudah ada. Namun, belum ada kepastian sampai kapan dukungan ini akan terus berlanjut.
Di sisi lain, Nokia Corporation, perusahaan asli yang dulu terkenal dengan lini ponselnya kini lebih berfokus pada bisnis infrastruktur jaringan.
Nokia tetap menjadi salah satu pemain utama di industri ini dan memiliki portofolio paten teknologi yang sangat luas.
Selama bertahun-tahun, Nokia Corporation telah terlibat dalam berbagai tuntutan hukum terkait paten dengan sejumlah perusahaan besar seperti Apple, Samsung, dan anggota grup BBK (Oppo, Vivo, dan lainnya).
Langkah HMD Global ini menandai akhir dari era ponsel pintar Nokia di Eropa, mengisyaratkan perubahan strategi yang signifikan bagi perusahaan. (AAL)

