RELUNG.ID — Nasib sial menimpa Saifullah (32), seorang tukang ojek online (ojol) di Palembang, Sumatera Selatan. Sepeda motornya, Honda Beat bernomor polisi BG 4737 AFA, raib dibawa kabur oleh penumpang yang berpura-pura memesan jasa ojek.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa (1/10) pagi, saat Saifullah menerima penumpang di kawasan Mata Merah, Palembang.
Pelaku, yang awalnya mengaku ingin diantar ke Jalan Telaga Swidak, Lorong Kicong, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, meminta Saifullah untuk melakukan perjalanan secara offline.
“Waktu itu saya sedang menunggu orderan di Mata Merah, lalu datang pelaku yang minta diantarkan ke TKP, tetapi secara offline. Merasa tidak curiga, jadi saya antarkan dia ke lokasi tujuan,” jelas Saifullah saat diwawancarai.
Setibanya di lokasi tujuan, pelaku meminjam sepeda motor Saifullah dengan alasan ingin menjemput anaknya yang berada tak jauh dari lokasi.
Merasa terhipnotis dan tanpa curiga, Saifullah meminjamkan motornya kepada pelaku. Namun, setelah menunggu lama, pelaku tidak kunjung kembali dan sepeda motornya hilang.
“Setelah dipinjamkan, saya tunggu-tunggu di sana, tetapi ternyata dia tak kunjung pulang. Saat itu, saya merasa seperti dihipnotis. Begitu dia pinjam motor, langsung saya berikan,” ungkapnya dengan nada penuh penyesalan.
Sadar telah menjadi korban penipuan, Saifullah langsung melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada sore harinya. Ia berharap agar pelaku segera ditangkap dan sepeda motornya, yang merupakan sumber utama penghasilannya, dapat ditemukan.
Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Kompol Fadly, membenarkan adanya laporan dari korban terkait kasus penggelapan kendaraan bermotor ini.
“Laporan sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Ranmor Polrestabes Palembang. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya. [AYK]

