RELUNG.ID – Perusahaan tambang batu bara PT Gorby Putra Utama tengah dirundung masalah. Pasalnya, banyak berita hoaks beredar yang menuding perusahaan tersebut telah merusak lingkungan dan tidak peduli kepada masyarakat sekitar.
Hal itu pun cukup ramai dibahas di sejumlah platform media sosial. Seperti yang diunggah akun @matahukum.indones, Selasa (8/10). Dalam postingannya, akun tersebut menyebut perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Rawas Ilir tersebut menjadi sasaran berita hoaks berulang kali, dengan opini yang berbeda-beda, yang disuarakan oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Faktanya berita yang selalu dibuat tidaklah memiliki fakta dan sumber yang jelas bahkan selalu berbanding terbalik dengan fakta yang ada di lapangan. Isi berita tersebut justru bertolak belakang dengan situasi sebenarnya di lapangan.
“Faktanya, PT Gorby berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi di Muratara,” jelas keterangan yang diunggah akun tersebut.
Perusahaan mengklaim telah menciptakan banyak lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, turut meningkatkan pendapatan nasional, serta berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di daerah yang masih tertinggal. Selain itu, PT Gorby juga menekankan kepeduliannya terhadap masyarakat setempat, melalui berbagai program sosial dan pembangunan yang dilakukan.
Meski demikian, berbagai manfaat yang telah dirasakan masyarakat tidak menghentikan munculnya pihak-pihak yang menuduh perusahaan mencemari lingkungan dan menghasilkan polusi udara dari aktivitas penambangan.
Perusahaan menegaskan bahwa pengelolaan limbah dan potensi dampak lingkungan telah dijalankan dengan penuh pertimbangan sesuai standar perusahaan pertambangan yang bijak dan peduli terhadap masyarakat.
“PT Gorby selalu memastikan bahwa limbah dari kegiatan tambang dikelola dengan baik, untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Perusahaan juga selalu mendengarkan dan berusaha menanggapi keluhan warga dengan serius,” jelasnya. (yosef)

