RELUNG.ID – Hujan lebat di Muara Enim, Sumsel, menyebabkan banjir yang merendam ratusan rumah di tiga kelurahan, yakni Air Lintang, Pasar 3, dan Lebuay Bandung, dengan ketinggian air mencapai hingga 3 meter.
Penyempitan aliran sungai dan sedimentasi disebut menjadi penyebab utama meluapnya air sungai ke permukiman warga.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Muara Enim, Doris Kholmar, menyampaikan bahwa banjir mulai terjadi pada Rabu (6/11) sekitar pukul 18.30 WIB.
“Debit air naik dan menyebabkan rumah warga tergenang. Di Kelurahan Lebuay Bandung, banjir bahkan mencapai 3 meter,” jelas Doris, Kamis (7/11).
Rincian wilayah terdampak adalah:
Kelurahan Air Lintang: 68 rumah tergenang dengan ketinggian air 1-2 meter, termasuk satu rumah ibadah.
Kelurahan Pasar 3 (Jalan RA Kartini): 75 rumah terendam dengan ketinggian air 1-2 meter.
Kelurahan Lebuay Bandung: 44 kepala keluarga atau sekitar 132 jiwa terdampak, dengan ketinggian air 2-3 meter.
Meski banjir merendam beberapa wilayah, tidak ada korban jiwa dilaporkan. Menurut Sudirman, Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, banjir mulai surut setelah intensitas hujan menurun.
Beberapa warga sempat dievakuasi ke tempat aman namun telah kembali untuk membersihkan rumah mereka dengan bantuan BPBD Muara Enim.
Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan yang masih mungkin terjadi di wilayah tersebut. Hingga kini, status daerah di Sumatera Selatan belum dinaikkan terkait bencana banjir dan longsor.[AYK]

