RELUNG.ID – Kantor Wali Kota (Wako) Palembang di Sumsel akan dibuka untuk umum secara gratis sebagai program edukasi, terutama bagi pelajar SD dan SMP. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan tradisi lokal kepada generasi muda Palembang.
Pj Wali Kota Palembang, Ucok Abdulrauf Damenta, menyampaikan bahwa program ini akan berlangsung seminggu sekali dan telah terkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang.
“Tujuannya adalah agar generasi muda memahami sejarah, budaya, dan tradisi daerah mereka. Kantor Wako ini memiliki nilai sejarah yang penting, termasuk fakta bahwa dulunya disebut sebagai kantor ledeng,” ujar Damenta pada Minggu (17/11/2024).
Kantor Wako Palembang berdiri sejak tahun 1931 dan memiliki banyak cerita sejarah yang menarik. Pada masa kolonial Belanda, kantor ini dikenal sebagai Kantor Ledeng atau Menara Air karena berfungsi sebagai instalasi pengolahan dan distribusi air bersih. Dibangun dengan desain arsitektur pde stijl, bangunan ini memakan biaya sekitar 1 ton emas.
Bangunan dengan tinggi 35 meter dan daya tampung air hingga 1.200 meter kubik ini juga menyimpan elemen bersejarah seperti dua brankas dan kamar besi yang masih ada hingga kini.
“Nantinya, di lantai bawah akan disediakan tulisan sejarah yang menceritakan keberadaan kantor ini, yang dikerjakan oleh sejarawan Palembang,” jelas Damenta.
Selain kantor Wako, program ini juga akan memperkenalkan pelajar pada bangunan bersejarah lainnya di kawasan Merdeka. Misalnya, sejarah Lawang Borotan di Benteng Kuto Besak, Gedung Kesenian Palembang, hingga budaya lokal di sekitar Jembatan Ampera.
“Nanti akan ada pemandu khusus untuk menjelaskan sejarah kepada para pelajar. Program ini juga akan dikemas bersamaan dengan revitalisasi Lawang Borotan dan Gedung Kesenian,” tambah Damenta.
Untuk mendukung program ini, pos satpam sedang dibangun untuk mengatur kunjungan umum. Jadwal kunjungan akan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan dengan sekolah-sekolah di Palembang.
“Insya Allah, program ini akan dimulai pada akhir November bersamaan dengan pelaksanaan festival jazz,” ungkapnya. [AYK]

