RELUNG.ID – Sejumlah warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kg menjelang perayaan tahun baru. Salah satunya adalah Parlan, seorang pedagang mie dan kopi di wilayah Jawa Kanan SS.
Ia mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg di sejumlah pedagang dan merasa heran dengan kelangkaan gas yang kerap terjadi setiap akhir tahun.
“Saya ini kan berjualan mie dan kopi, jadi mau masak mie dan membuat kopi kan perlu memasak air, ini sekarang gas lagi kosong. Jadi kan susah,” ujar Parlan, yang mengungkapkan bahwa ia sudah berkeliling mencari gas namun selalu menemukan stok kosong di toko-toko.
Kelangkaan ini membuat beberapa warga resah, karena pasokan gas elpiji 3 kg sering kali menipis menjelang pergantian tahun, kondisi yang sudah menjadi kebiasaan setiap tahun.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau, Meidholine, mengimbau agar masyarakat tidak panik. Menurutnya, gas elpiji 3 kg tetap tersedia melalui agen-agen yang sudah dijadwalkan distribusinya setiap minggu.
“Sebab di agen sudah dijadwalkan setiap Minggu,” ungkap Meidholine.
Meidholine menambahkan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Pertamina Lubuklinggau terkait kelangkaan ini. Jika kondisi langka terus berlanjut, pihak Disperindag siap melakukan operasi pasar untuk memastikan distribusi gas elpiji 3 kg dapat teratasi.
“Segera kita lakukan koordinasi dengan Pertamina, kalau memang langka kita segera lakukan operasi pasar,” tambahnya.[AYK]

