RELUNG.ID — Pemerintah bersama PT Hutama Karya (Persero) tengah mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang – Betung sepanjang 69,19 km di Provinsi Sumatera Selatan. Proyek ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Lampung hingga Aceh.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Miftachul Munir, mengatakan bahwa tol ini akan mendukung kelancaran distribusi logistik, terutama untuk komoditas unggulan Sumatra seperti karet dan kelapa sawit.
“Waktu tempuh dari Palembang ke Betung akan dipangkas dari 3,5 jam menjadi hanya 1 jam dengan kehadiran tol ini,” kata Munir, Sabtu (4/1/2025).
Jalan Tol Palembang – Betung dibagi menjadi tiga seksi pekerjaan yakni Seksi I: Palembang – Rengas (21,5 km), Seksi II: Rengas – Pangkalan Balai (33 km), Seksi III: Pangkalan Balai – Betung (14,69 km).
Tol ini juga akan memiliki empat simpang susun (SS) dan gerbang tol (GT) di Gandus, Rengas, Pulau Rimo, dan Pangkalan Balai.
Menurut Adjib Al Hakim, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, jalan tol ini akan memperkuat konektivitas antara Palembang dan Jambi melalui sambungan ke Ruas Betung – Tempino – Jambi.
“Selain meningkatkan konektivitas, proyek ini membuka peluang ekonomi baru di Sumatra, mendukung pertumbuhan regional, dan mengurangi biaya logistik,” ungkap Adjib.
Jalan Tol Palembang – Betung merupakan bagian dari Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung sepanjang 111,6 km. Setelah rampung, tol ini diharapkan menjadi penggerak utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Sumsel dan wilayah sekitarnya.
Pemerintah dan Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu, guna memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan sektor bisnis di Sumatra.[AYK]

