RELUNG.ID – Real Estate Indonesia (REI) Sumsel mengungkap bakal terjadi pergeseran konsumen di tahun 2025.
Meski demikian, sektor properti masih menjadi bisnis yang menjanjikan di tahun 2025.
Hal ini diakui oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI Sumsel, Zewwy Salim, Senin (6/1).
Dia mengatakan, berdasarkan catatan properti, tahun 2024 memiliki rapor yang bagus terhadap konsumsi pembelian. Bahkan di Sumsel, tren properti khusus perumahan mendominasi di angka 176 unit perbulan.
Di tahun 2025 ini, pihaknya kembali memperkirakan akan kembali tumbuh. Meski demikian, terjadi pergeseran konsumen.
“Pembelian untuk rumah komersil akan meningkat, sedangkan untuk rumah subsidi akan menurun,” katanya.
Dari data 2024, pembelian rumah komersil yaitu sebesar 30 persen, sedangkan rumah subsidi sebesar 50 persen. Namun, di tahun 2025 ini, pihaknya memprediksi pembelian rumah komersil meningkat menjadi 35 persen. Sedangkan, rumah subsidi menurun menjadi 65 persen.
“Kondisi ini seiring pertumbuhan ekonomi dalam tren positif di angka 5,1 persen,” terangnya.
Dia menambahkan, saat ini tren properti lebih mengerucut untuk konsep perumahan tipe Skandinavia dan mayoritas desain berupa tipe industrial.
Konsep Skandinavia dan industrial mendominasi perumahan tahun 2025 karena tipe desain ini memperlihatkan bangunan praktis dan lebih simpel. Kemudian jenis ini memiliki material lebih ramah lingkungan.
“Tipe industrial ini lebih eco green, dan skandinavia desainnya corong ke Eropa Timur rumah lancip. Kedua konsep ini memiliki atap tinggi, sehingga lebih hijau,” pungkasnya. (CKM)

