RELUNG.ID – Kekuasaan lautan semesta One Piece di masa kematian Raja Bajak Laut One Piece secara otomatis diambil alih oleh rivalnya Edward Newgate. Karena sosok terkuat kedua setelah Raja Bajak Laut adalah dirinya.
Namun Edward Newgate bisa gugur di tragedi perang besar Marineford di manga One Piece! Banyak fans One Piece pastinya bertanya kenapa Edward Newgate Kapten Bajak Laut Shirohige bisa mati! Apa karena kondisi sudah tua dan sakit-sakitan.
Nah ini penyebab kematian Edward Newgate di perang besar :
1- Penyebab kematian karena banyak mendapatkan luka
Edward Newgate mati karena mendapatkan ratusan luka fatal tepat di bagian depan tubuhnya. Dia mendapatkan 267 tusukan pedang, 152 luka tembak dan 46 luka letusan meriam.
Tidak hanya Edward Newgate Raja Bajak Laut Gol D Roger pun pasti mati apabila mendapatkan ratusan serangan seperti itu.
Baca Juga: Rangkuman 5 Momen Luffy Bikin Orang Tercengang
2- Diserang secara keroyokan oleh angkatan laut
Ketika perang besar Marineford saat Edward Newgate ingin membebaskan anak angkatnya Ace dia diserang secara serentak.
Awalnya Laksamana Armada Angkatan Laut Sengoku Sang Buddha yang menyerangnya. Kemudian Amdiral Kuzan dan Sakazuki serta Borsalino.
Edward Newgate tidak kuasa melawan serangan keroyokan itu hingga semua serangan terkonsetrasi hanya kepadanya.
Baca Juga: Ini 5 Alasan Boa Paling Cocok jadi Pasanga Ideal Luffy
3- Tidak melawan
Penyebab kematian Edward Newgate karena dia tidak melawan dan menghindari serangan yang mengarah kepadanya.
Hal itu Edward Newgate ingin menyemalatkan Luffy dan anak-anaknya kru bajak laut Shirohige. Dia merelahkan badannya menjadi tameng agar semua anaknya bisa membawa kabur Luffy dan selamat.
4- Faktor umur
Terakhir Edward Newgate juga sangat tua membuatnya sakit-sakitan. Tetapi untuk bertarung dia masih sangat kuat.
Saat jubahnya terlepas di badannya terlihat penuh luka di bagian depan. Tetapi di belakang tidak ada satupun luka. Itu menandakan Edward Newgate tidak pernah kabur dari pertempuran.
Wajar dia mati di medan perang karena pantang untuk mundur. Karena jelas di belakang badanya tidak ada satu pun luka goresan pertarungan.

