RELUNG.ID – Parrot Analityc mengeluarkan analisisnya terkait pertumbuhan anime secara global, termasuk layanan streaming anime.
Berdasarkan data dari Parrot Analityc, pendapatan layanan streaming anime di Netflix jadi tertinggi dibandingkan layanan streaming lainnya.
Netflix berhasil meraih pendapatan 2 miliar Dolar AS dari streamer anime di tahun 2023. Sedangkan, layanan streaming khusus anime Crunchyroll berada di posisi kedua dalam hal pendapatan, dengan 1,1 miliar Dolar AS.
Ketiga diikuti oleh layanan streaming Hulu dengan pendapatan 903 juta Dolar AS. Lalu, Amazon Prime Video sebesar 515 juta Dolar AS.
Sedangkan, iQIYI berada diposisi kelima dengan pendapatan dari streamer anime sebesar 217 juta Dolar AS.
Pada laporan terpisah sebelumnya di bulan September, Parrot Analytics juga mencatat bahwa 6,8 persen dari pendapatan Netflix berasal dari katalog anime, meskipun anime hanya terdiri dari 3,9 persen dari seluruh perpustakaannya Netflix.
Sementara itu, 11,8 persen dari pendapatan Hulu berasal dari anime, dengan anime terdiri dari 9 persen dari perpustakaannya.
Layanan penting lainnya termasuk Amazon Prime Video dengan 3,1 persen pangsa permintaan dan 2,3 persen pangsa penawaran.
Industri anime telah mengalami kontraksi sebesar 3,5 persen pada tahun 2020, dengan total nilai pasar sebesar 2,4261 triliun yen atau sekitar 21,32 miliar Dolar AS (2021).
Nilai pasar khusus untuk produksi anime mengalami kontraksi sebesar 9 persen menjadi 274,4 miliar yen atau sekitar 2,41 miliar Dolar AS dengan konversi 2021.
Industri ini menghasilkan lebih sedikit karena dampak pandemi COVID-19. Namun, pasar streaming meningkat secara dramatis pada tahun 2020 sebesar 35,8 persen dari tahun ke tahun, dengan nilai total 93 miliar yen atau sekitar 817 juta Dolar AS dan juga merupakan satu-satunya segmen pasar yang mengalami pertumbuhan. (AAL)

