RELUNG.ID – Meninggalnya Portgas D Ace dibunuh Akainu atau Sakazuki didepan mata sempat membuat Monkey D Luffy trauma. Bahkan Luffy terus menangis dalam waktu berhari-hari tanpa makan.
Setelah menjadi Yonko dan awakening dewa Nika Monkey D Luffy bisa saja membalaskan kematian sang kakak tercinta Ace saat tragedi Marineford. Anehnya Luffy tidak membalaskan dendam tersebut.
Baca Juga: Oda Menyesal Bunuh Ace dengan Kejam
Nah ini 4 alasan kenapa Luffy tidak membalaskan dendam. Simak dibawah ini :
1- Fokus menjadi kuat
Luffy memiliki emosi setelah kematian Ace, tetapi Jinbe memberikan pengertian. Jinbe menantang Luffy berkelahi di pulau Amazon Lily.
Karena dapat dipastikan mengalahkan Jinbe Luffy dipastikan kalah apa lagi melawan Akainu. Ace saja meninggal hanya dalam satu serangan. Luffy saat itu adalah karakter yang lemah, bahkan para krunya terpecahkan karena kelemahan sang kapten saat itu di jelang time skip.
Selanjutnya Luffy memutuskan fokus melakukan latihan selama 2 tahun bersama Silvers Rayleigh. Ini alasan Luffy tidak memutuskan untuk membalaskan dendam karena saat itu dia ingin fokus menjadi kuat terlebih dahulu.
2- Memikirkan nakama
Luffy juga ingat dia memiliki Nakama yang saat itu terpecah dengannya. Dia harus melanjutkan perjalanan berlayar. Namun gurunya Silvers Rayleigh menyebutkan Luffy harus menjalankan latihan tertutup selama 2 tahun.
Sebelum muncul lagi ke lautan Monkey D Luffy harus menjadi kuat. Hal itu juga harus dilakukan Nakama yang lain. Kemudian Luffy menitipkan pesan dengan memanfaatkan media milik Morgans.
Semua itu dilakukan Luffy karena kepentingan Nakama. Kalau Luffy memikirkan urusan pribadi kru Topi Jerami dan Nakama yang susah payah dikumpulkan akan bubar.
Baca Juga: 5 Rangkuman, Alasan Arc Marineford jadi yang Paling Sulit Dilupakan Fans
3- Fokus tujuan
Cita-cita menjadi Raja Bajak Laut mimpi Luffy saat itu sedikitpun masih belum ada titik kecerahan. Perjalanan masih panjang Luffy harus fokus kepada mimpinya tersebut.
4- Ingat pesan Ace saat kecil
Saat time skip 2 tahun Monkey D Luffy sudah kembali mengumpulkan Nakama. Dia sudah tenang dan menceritakan masalah hidup ketika Ace di eksekusi. Tetapi Luffy sudah tenang dan tidak penuh emosi lagi.
Dia mengatakan kepada semua Nakama untuk fokus kepada mimpi mereka hal itu yang dikatakan Ace. Dia menyebutkan saat Sabo mati Luffy menangis dan takut Ace juga akan mati. Tetapi ketakutan mirip seperti sekarang ketika Ace mati dia tidak bisa berbuat apa-apa karena belum menjadi kuat.
Ace memarahinya dengan berkata dia harus fokus dengan dirinya sendiri dan menjaga dirinya sendiri. Karena ketika dewasa Luffy harus mengurusi masalahnya sendiri dan mengejar mimpinya. Ace marah kalau dia mencoba menyelamatkan diri kalau Luffy saja masih harus dilindungi.
Ace memarahinya fokus menjadi kuat dan meraih mimpi setelah semua terwujud barulah Luffy bisa melindungi semua orang. Karena saat itu terwujud Luffy baru disebut Ace sudah layak melindungi orang lain.

