Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Harga Komoditas Berfluktuasi Pasca Kebijakan Energi Trump
Bisnis

Harga Komoditas Berfluktuasi Pasca Kebijakan Energi Trump

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda21/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Harga berbagai komoditas menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (20/1), usai pelantikan Presiden AS Donald Trump untuk masa jabatan keduanya. Kebijakan baru yang diumumkan Trump di sektor energi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika harga di pasar global.

Minyak Mentah Turun Akibat Kebijakan Baru  

Harga minyak mentah mencatat penurunan signifikan, dengan minyak Brent turun 0,8 persen menjadi USD 80,15 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) lebih tertekan, merosot 1,7 persen menjadi USD 76,58 per barel. Kebijakan Trump yang menetapkan keadaan darurat energi nasional dan janji mengisi cadangan strategis serta mengekspor energi Amerika menjadi pemicu utama penurunan ini.

Penurunan ini terjadi di tengah penutupan awal perdagangan karena libur Hari Martin Luther King Jr. di AS, sehingga pasar global masih mencermati langkah lanjutan dari kebijakan tersebut.

Batu Bara Menguat di Tengah Produksi Tinggi

Sementara itu, harga batu bara menunjukkan penguatan, naik 0,77 persen menjadi USD 114,70 per ton. Meski demikian, lonjakan produksi global, khususnya di China, menjadi tantangan bagi harga untuk naik lebih tinggi. Produksi batu bara China diperkirakan tumbuh 1,5 persen hingga mencapai 4,82 miliar ton pada 2025.

Namun, curah hujan tinggi di wilayah manufaktur utama China telah meningkatkan penggunaan tenaga hidroelektrik, yang mengurangi permintaan batu bara sebagai bahan bakar thermal.

Minyak Kelapa Sawit Stabil, Tapi Tertahan Permintaan Lemah

Harga minyak kelapa sawit (CPO) mencatat kenaikan tipis 0,40 persen menjadi MYR 4.223 per ton. Di sisi lain, lemahnya permintaan dari India dan penurunan pengiriman Malaysia hingga 23,7 persen pada Januari menahan potensi kenaikan lebih lanjut.

Selain itu, keputusan Indonesia menghentikan subsidi biodiesel sementara waktu turut memengaruhi pasar. Produksi Malaysia yang turun 8,3 persen pada Desember juga menjadi faktor penting dalam pergerakan harga CPO.

Timah dan Nikel Bergerak Berlawanan 

Harga timah melesat 2,06 persen menjadi USD 30.390 per ton, didorong oleh terbatasnya pasokan dari Myanmar dan Indonesia. Produksi timah di Indonesia terhambat oleh kebijakan pembatasan kuota, sementara ketidakstabilan politik di Myanmar memperburuk ketersediaan bijih timah untuk peleburan di China.

Di sisi lain, harga nikel melemah 0,50 persen menjadi USD 16.000 per ton. Meski terjadi pemangkasan kuota penambangan di Indonesia hingga 35 persen pada 2025, pasar masih tertekan oleh kelebihan pasokan akibat lonjakan produksi dari proyek peleburan di Indonesia yang didukung oleh China. [TRA]

 

 

Donald Trump Komoditas Presiden AS
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCuri Entok untuk Main Game Online, Dua Pemuda di Palembang Ditangkap
Next Article Dampak TikTok Ditutup, Game One Punch Man-The Strongest Ikut Dihentikan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,961 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,830 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,803 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?