RELUNG.ID – Xiaomi melakukan recall terhadap 30.931 unit sedan listrik SU7 akibat masalah pada sistem parkir otomatis. Penarikan ini diumumkan pada Selasa, 28 Januari 2025, dan difokuskan pada perbaikan perangkat lunak, yang dapat dilakukan melalui pembaruan Over-the-Air (OTA) secara gratis.
Langkah ini diambil setelah seorang pemilik Xiaomi SU7 Standard melaporkan adanya insiden saat menggunakan fitur smart parking pada 14 November 2024. Sistem deteksi kendaraan mengalami gangguan, yang menyebabkan goresan hingga tabrakan saat mobil mencoba memarkir sendiri.
Setelah melakukan investigasi, Xiaomi menemukan bahwa fungsi parkir otomatis pada beberapa unit SU7 mengalami kegagalan sinkronisasi dengan layanan cloud. Akibatnya, sistem tidak dapat beroperasi secara optimal dalam mendeteksi lingkungan sekitar saat parkir.
Penarikan kembali ini mencakup varian SU7 Standard yang diproduksi antara 6 Februari 2024 hingga 26 November 2024, dengan nomor kode BJ7000MBEVR2, XMA7000MBEVR2, XMA7000MBEVR5.
Xiaomi mengklaim telah melakukan pengujian dan verifikasi selama dua bulan sebelum akhirnya merilis pembaruan perangkat lunak sebagai solusi atas masalah ini.
Keunggulan sistem OTA memungkinkan pemilik Xiaomi SU7 memperbarui perangkat lunak tanpa harus mengunjungi bengkel resmi. Hal ini tidak hanya memudahkan pengguna tetapi juga mempercepat penyelesaian masalah tanpa harus melakukan penyesuaian fisik pada kendaraan.
Pihak Xiaomi menegaskan bahwa langkah-langkah pencegahan tambahan telah diterapkan untuk memastikan fitur parkir otomatis bekerja dengan optimal dan aman. Dengan adanya pembaruan ini, mereka optimis bahwa risiko gangguan pada fitur smart parking dapat sepenuhnya dihilangkan.
Recall ini menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna sedan listrik SU7, sekaligus membuktikan fleksibilitas teknologi mereka dalam menangani perbaikan tanpa mengganggu mobilitas pemilik kendaraan.[TRA]

