RELUNG.ID — Proses naturalisasi Tim Geypens dan Dion Markx tetap berlanjut, meski keduanya dipastikan tidak bisa membela Timnas U-20 Indonesia di Piala Asia U-20 2025. Hal ini disebabkan batas waktu registrasi pemain telah ditutup sejak 13 Januari 2025, sementara mereka baru akan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 Februari mendatang.
Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, mengonfirmasi bahwa Komisi X DPR RI akan menggelar rapat kerja pada Senin (3/2) pukul 15:00 WIB untuk membahas proses naturalisasi tiga pemain, yakni Ole Romeny, Tim Geypens, dan Dion Markx. Setelah itu, ketiganya dijadwalkan mengikuti pengambilan sumpah sebagai WNI.
Meski batal tampil di Piala Asia U-20 yang digelar di China pada 12 Februari – 1 Maret 2025, PSSI tetap melanjutkan proses naturalisasi Geypens dan Markx. Menurut Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, keduanya bisa dimanfaatkan untuk ajang lain.
“Lanjut dong. Kan tidak hanya mengejar itu (Piala Asia U-20), kita butuh mereka untuk turnamen lain seperti Piala Asia U-23 dan SEA Games 2025,” ujar Arya pada Desember 2024.
Geypens yang berposisi sebagai bek kiri dan Markx sebagai bek tengah masih sangat potensial untuk memperkuat Timnas U-23. Apalagi, mereka baru akan menginjak usia 20 tahun pada 2025.
Setelah gagal tampil di Piala Asia U-20, Geypens dan Markx berpeluang masuk Timnas U-23. Mereka bisa dipertimbangkan untuk Kualifikasi Piala Asia U-23, meskipun jadwalnya belum diumumkan oleh AFC. Selain itu, mereka juga berpotensi membela Indonesia di SEA Games 2025, di mana Timnas U-23 menargetkan mempertahankan medali emas yang diraih di edisi sebelumnya.
Menariknya, keduanya sebenarnya sudah pernah mengenakan seragam Garuda dalam Turnamen Toulon 2024. Saat itu, mereka diperbolehkan bermain meski belum berstatus WNI karena ajang tersebut bukan turnamen resmi FIFA.
Dengan adanya peluang di Timnas U-23, harapan publik untuk melihat Geypens dan Markx bersinar bersama Garuda tetap terbuka lebar. Sekarang, tinggal menunggu bagaimana pelatih dan PSSI akan memanfaatkan talenta mereka untuk ajang-ajang penting di masa depan.[TRA]

