RELUNG.ID- Deddy Corbuzier, seorang mentalis dan influencer ternama, baru saja dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan (Menhan) pada Selasa (11/2/2025). Penunjukkan yang mengejutkan publik ini menjadikan Deddy sebagai salah satu figur penting di pemerintahan, di mana ia akan mengemban tugas di bidang Komunikasi Sosial dan Publik.
Namun, dengan jabatan baru ini datanglah tanggung jawab besar, dan Deddy diharapkan untuk berhati-hati dalam setiap langkahnya.
Pasalnya, pengamat militer Khairul Fahmi mengingatkan bahwa Deddy, sebagai figur publik yang memiliki pengaruh besar, harus mampu menjaga citra dirinya dengan bijak, mengingat besarnya ekspektasi masyarakat terhadapnya.
“Deddy harus menghindari kontroversi yang bisa mengganggu kelancaran tugasnya sebagai Staf Khusus Menhan. Sebagai publik figur, segala tindakan dan ucapannya dapat berpengaruh besar terhadap persepsi masyarakat,” ujar Khairul.
Menurut Khairul, Deddy harus menyadari bahwa posisinya kini menuntutnya untuk lebih bijak dalam menyikapi dinamika sosial dan politik. Ia harus memastikan setiap langkah yang diambil selaras dengan tugas dan tanggung jawabnya, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Pendekatan yang bijak dan responsif terhadap publik sangat penting. Jika tidak hati-hati, bisa saja kontroversi muncul, yang justru menghambat efektivitas tugas komunikasi yang diembannya,” tambahnya.
Sebagai Staf Khusus Menhan, Deddy Corbuzier akan bertugas memberikan saran, pertimbangan, serta mengelola komunikasi yang menyangkut kebijakan pertahanan. Kementerian Pertahanan menganggap Deddy memiliki keahlian dalam bidang komunikasi dan sebagai seorang influencer, ia diharapkan mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat, memperkuat pesan pertahanan, serta menjaga citra pemerintah di era digital.
Meski demikian, pengangkatan Deddy juga tidak lepas dari tantangan. Dalam situasi politik yang dinamis, Deddy harus mampu menghindari polemik atau sikap yang dapat memperburuk citra kementerian. Apalagi dengan statusnya yang sering berada di sorotan media sosial, setiap kata dan tindakannya bisa dengan cepat menjadi bahan perbincangan publik.
Berapa Gaji Staf Khusus?
Sebagai Staf Khusus, Deddy Corbuzier berhak mendapatkan gaji pokok yang setara dengan PNS golongan IVe/d, yang berkisar antara Rp 3.880.400 hingga Rp 6.373.200 per bulan, ditambah Tunjangan Kinerja (Tukin) sekitar Rp 27.577.500 per bulan. Meskipun gaji yang diterima cukup tinggi, Deddy harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kinerja Kementerian Pertahanan.
Deddy Corbuzier tidak hanya membawa nama besar dalam dunia hiburan, tetapi kini juga memiliki peran strategis dalam memajukan komunikasi sosial dan publik di sektor pertahanan. Pengangkatan Deddy ini diharapkan dapat memberi dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pertahanan negara dan memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.
Namun, dengan segala perhatian yang tertuju padanya, Deddy harus dapat menavigasi posisinya dengan hati-hati agar dapat memberikan kontribusi yang efektif dan tidak terganggu oleh kontroversi yang bisa mengganggu tugas penting yang ia emban.[YKP]

