Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Jangan Dimarahi! Ini 6 Penyebab Anak Susah Fokus Belajar
Lifestyle

Jangan Dimarahi! Ini 6 Penyebab Anak Susah Fokus Belajar

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda17/06/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Orang tua terkadang sangat suka memarahi anak karena sulit untuk belajar atau fokus belajar. Namun hal itu hal yang biasa bukan karena mereka tidak mau belajar.

Baca Juga: 5 Cara Sederhana Atasi Cemas Berlebihan

Dilansir dari hellosehat, 6 penyebab anak tidak fokus belajar :

1. Merasa cemas

Rasa cemas ini meliputi takut membuat kesalahan atau mempermalukan diri sendiri saat guru memanggilnya.

Ken Schuster, seorang ahli saraf dan mantan guru, menjelaskan bahwa saat anak merasa cemas, ia cenderung akan menghindari kontak mata dengan pengajar.

Terkadang rasa cemas itu juga membuat anak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan tugas. Bukan karena anak melamun, tetapi ia berusaha untuk mendapat hasil maksimal dengan cara yang menurutnya benar.

Sama juga ketika anak hanya mengerjakan sebagian tugas sekolah, ia cemas kalau hasilnya tidak cukup baik. Selanjutnya, ia memilih untuk meninggalkan tugas tersebut.

Tahukah Anda?

Anak bisa mengalami kecemasan ketika anak harus berpisah dengan orangtuanya, misalnya saat pergi sekolah. Ini disebut dengan separation anxiety.
Saat anak jauh dari orangtuanya ia bisa susah fokus belajar karena merasa tidak ada yang melindungi atau membuatnya nyaman.

2. Masih adaptasi dengan lingkungan

Masa-masa adaptasi dengan lingkungan baru juga bisa membuat si Kecil susah fokus saat belajar. Bukan hanya untuk anak yang baru pindah sekolah, kondisi ini juga bisa terjadi setelah libur panjang.

Anak akan lebih sulit konsentrasi terhadap materi pelajaran karena terbayang-bayang aktivitas menyenangkan selama sekolah.

3. Tidak mengerti materi

Saat menemani anak sekolah online di rumah, pernahkah ayah dan ibu melihat anak menatap materi tetapi tampak tidak bersemangat? Ini bisa jadi karena ia tidak mengerti materi yang guru ajarkan.

Tantangan belajar online saat pandemi adalah anak tidak leluasa bertanya pada guru saat ada materi yang tidak ia mengerti.

Jika saat belajar langsung di sekolah si Kecil bisa tinggal menghampiri ke meja guru, sekarang harus melalui perantara gadget yang kadang terasa lebih menyulitkan. Saat anak tidak mengerti materi, ia akan lebih susah fokus dan cenderung tidak bersemangat saat belajar.

Baca Juga: Catat! Ini 7 Gejala Umum Pengidap Diabetes

4. Gangguan obsesif kompulsif (OCD)

Kondisi ini mulai terlihat saat anak usia sekolah dasar. Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah jenis gangguan kecemasan yang membuat penderitanya memiliki pikiran tidak terkendali.

Saat pikiran (obsesif) tidak terkendali, anak merasa perlu melakukan ritual yang berulang.

Ambil contoh, anak yang memiliki OCD akan susah fokus saat belajar karena memiliki obsesi untuk memperbaiki sesuatu seperti menarik meja agar sejajar. Terkadang, anak dengan kondisi OCD merasa malu dengan kebiasaannya tersebut.

5. Merasa stres atau ada trauma

Anak-anak yang kurang perhatian atau memiliki pengalaman buruk saat belajar juga bisa mengalami stres sampai trauma.

Khususnya untuk anak-anak yang melihat atau mendapatkan kekerasan fisik dan verbal, bisa membuatnya sangat susah fokus saat belajar.

Pada kondisi yang parah, anak bisa mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD). Gejala PTSD adalah sulit konsentrasi, terkejut dan waspada berlebihan.

Kondisi tersebut membuat anak lebih mudah gelisah dengan lingkungan sekitar.

6. Gangguan belajar

Bila anak susah fokus saat membaca dan mata melihat kemana-mana, ini bisa menjadi tanda gangguan belajar.

Misalnya, anak-anak dengan kondisi disleksia yang tidak terdeteksi, mungkin merasa malu, gelisah, sampai stres karena tidak bisa melakukan hal yang sama seperti teman-temannya.

Anak yang memiliki masalah dengan penyerapan dan pemrosesan pelajaran terkadang sulit terdeteksi kalau tidak ada skrining atau pemeriksaan terlebih dahulu.

Mungkin sebenarnya anak mendengarkan dan menyimak, tetapi sikapnya terlihat seperti yang tidak fokus dan malas belajar.

Semoga bermanfaat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article5 Cara Sederhana Atasi Cemas Berlebihan
Next Article Banyak Tidak Tahu! Ini 9 Manfaat Daun Ginseng untuk Kesehatan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,927 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,799 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,772 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?